kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.571
  • EMAS593.896 0,51%

Aroma gerai menu durian memudar

Minggu, 05 Agustus 2018 / 13:05 WIB

Aroma gerai menu durian memudar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Durian termasuk salah satu buah favorit. Selain menikmati daging durian yang lezat, tak jarang buah ini menjadi salah satu bahan olahan makanan dan minuman. Tak jarang kita bakal menemui jajanan seperti es durian, sop durian, hingga pancake durian dan adonan makanan dan minuman lainnya.

Tak heran bila ada sebagian kalangan yang mencoba menangkap peluang usaha tersebut dengan membuka ragam makanan dan minuman olahan berbasis durian. Tak jarang pula mereka langsung menawarkan kemitraan bisnis dengan tujuan mempercepat ekspansi bisnis.

KONTAN pernah mengulas sejumlah tawaran kemitraan usaha menu olahan durian lebih dari satu tahun yang lalu. Nah, tidak ada salahnya harian ini kembali mereview usaha tersebut untuk melihat perkembangan bisnis kemitraan menu durian.

Hasilnya adalah ada kemitraan yang bisa menambah mitra bisnis, namun ada juga kesulitan mengembangkannya. Untuk lebih lengkapnya simak ulasan berikut ini.

Sop Duran Duren
Usaha besutan Wageningtyas tersebut nampaknya jalan ditempat. Pasalnya, dari bulan Januari sampai dengan Juni 2018 ini hanya ada 10 mitra baru yang bergabung. Lokasinya pun tersebar di Cibubur, Cibitung, Bengkulu, Palu, dan beberapa kota lainnya.

Dari data pribadinya, total mitra yang bergabung sejak empat tahun lalu sampai sekarang berjumlah sekitar 140 mitra. Namun jumlah mitra yang aktif ternyata hanya sekitar 30%-nya saja, atau sekitar 42 mitra saja.

Bila dibandingkan dengan ulasan KONTAN sebelumnya pada tahun 2017 lalu, total gerai mitra yang dibuka masih sekitar 70 unit. "Memang ada yang masuk dan ada yang tutup gerai dengan alasan beragam. Seperti sulitnya mencari lokasi berjualan khususnya diwilayah perkotaan yang mempunyai banyak peraturan," katanya kepada KONTAN, Kamis (26/7).

Meski begitu, dia optimistis  bisnis durian tidak akan pernah mati. Lantaran buah ini sudah mempunyai penggemar dan pasar sendiri.

Untuk mengundang minat konsumen baru dan membuat pelanggan lama tetap setia, Wageningtyas rajin membuat inovasi produk berbasis durian. Seperti membuat kebab durian, nugget durian, dan yang lainnya.

Kini total menu yang dijual oleh gerai Sup Duran Duren ada 12 macam dengan tiga pilihan ukuran yaitu pas, mantap, dan puas. Sebelumnya, dia hanya menjual menu sop durian saja.

Menyasar konsumen kelas menengah, harga produknya masih dipatok sama seperti tahun lalu yaitu mulai dari
Rp 12.000 sampai Rp 23.000 per porsi.

Meski bisa mengembangkan menu, toh, Wageningtyas masih menemui kendala dalam bisnis ini. Yakni soal kesulitan mengawasi kualitas bahan baku yang ada di setiap gerai milik mitra. Pasalnya, banyak mitra yang sudah tidak lagi mengambil durian dari pusat. "Kesulitan lainnya adalah bisa memastikan mitra menjalankan usaha sesuai dengan SOP (standar operating procedure)  yang sudah kami buat," tambahnya.

Namun, apabila ada calon mitra yang berminat, dia tetap membuka kerjasama kemitraan dengan nilai investasi yang masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yakni mulai dari Rp 6,9 juta sampai dengan Rp 12,9 juta.


Reporter: Elisabeth Adventa, Jane Aprilyani, Puspita Saraswati, Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

0

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0630 || diagnostic_web = 0.3199

Close [X]
×