kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.199
  • SUN98,94 0,36%
  • EMAS616.094 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Barang antik dan kerajinan yang kian jadi incaran

Minggu, 06 Mei 2018 / 12:05 WIB

Barang antik dan kerajinan yang kian jadi incaran

KONTAN.CO.ID - Selain alam yang subur, Indonesia juga kaya akan produk kerajinan. Hasil kerajinan tangan Indonesia sejak dulu terkenal dengan keunikannya. Tak hanya unik, bahkan beberapa barang kerajinan sudah tergolong langka. Karena kelangkaannya, barang kerajinan atau yang lebih sering disebut barang antik, identik dengan harga yang mahal.

Namun, ternyata tidak semua barang antik dan unik dibanderol dengan harga tinggi. Yanto Siwil, pemilik Siwil Art mengatakan, harga sejumlah barang antik di gerainya bisa dibilang tidak terlalu menguras kantong. Bahkan, pembeli bisa mendapatkan ragam perangko dari berbagai tahun hanya dengan merogoh kocek Rp 1.000 per buah.

"Kalau harganya terlalu mahal nanti masyarakat tidak bisa menikmati. Mencari barang lawas ini susah, butuh waktu puluhan tahun. Nanti generasi selanjutnya ngga tau kalau tenyata pernah ada barang-barang ini," kata Yanto kepada KONTAN saat ditemui di pameran Inacraft 2018 di kawasan Jakarta Convention Centre (JCC).

Selain perangko, barang yang dijual oleh Yanto dengan harga miring adalah uang koin yang umurnya puluhan tahun. Yanto bilang, usaha barang antiknya ini bermula dari hobinya mengumpulkan barang-barang jadul (jaman dulu) sejak 35 tahun silam. Barang-barang tersbut biasanya berupa mebel dan porselen.

"Awalnya dulu hobi kumpulin mebel dan porselen antik. Lama-lama merambah barang lain dan koleksi saya jadi makin banyak," ujarnya.

Saat ini sudah banyak barang antik lain yang juga dijual oleh Yanto seperti peralatan dapur, alat makan, hiasan, surat-surat jadul, sampai poster iklan. Barang-barang tersebut dibanderol mulai Rp 20.000 sampai jutaan rupiah.

Tak hanya barang antik milik Yanto yang biasa ditawar dengan harga tinggi. Kerajinan lampu hias unik buatan Firda Nurul Aini juga sering dianggap mahal oleh pembeli. Karena tampilan produk lampu hiasnya yang tegolong mewah.

"Banyak orang yang sering mengira harganya mahal karena tampilannya cukup mewah," tuturnya. Firda bilang, kisaran harga jual produk lampu hias kreasinya cukup terjangkau, yakni mulai Rp 300.000 sampai Rp 900.000 per buah. Tidak ada produk yang harganya di atas Rp 1 juta kecuali barang custom atau pesanan khusus.

"Produk kami sebenarnya bukan hanya lampu hias. Ada juga kaca, vas sampai ke home decor berupa sarung bantal. Tapi bahan dasar yang kami gunakan mengangkat bahan alam. Intinya yang klasik Indonesia banget," kata Firda.

Yang menarik, pemburu barang antik dan kerajinan unik ini tak hanya konsumen lokal. Seperti terlihat Inacraft, ajang pemeran kerajinan yang rutin digelar tiap tahun, banyak pembeli asing yang ikut mencari barang antik dan produk-produk kerajinan asalĀ  Indonesia ini.


Reporter: Elisabeth Adventa
Editor: Johana K.

0

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.1635 || diagnostic_web = 0.3904

Close [X]
×