kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • EMAS590.870 -0,68%

Bisnis kecantikan tetap menawan

Sabtu, 02 Juni 2018 / 10:05 WIB

Bisnis kecantikan tetap menawan



KONTAN.CO.ID - Memiliki wajah dan kulit yang sehat dan rupawan merupakan idaman semua wanita. Sehingga merawat wajah dan tubuh kini sudah menjadi kebutuhan dan bagian dari gaya hidup. Kondisi inilah yang membuat bisnis klinik kecantikan kian berseri.

Tak jarang, para pemain sampai ada yang berani menawarkan kemitraan usaha untuk bisa berkembang lebih jauh. Apalagi pernak-pernik bisnis khusus wanita ini juga tumbuh, seperti produk kecantikan, hingga teknologi kecantikan yang dipergunakan setiap klinik kecantikan.

Untuk bisa mengulas lebih lanjut soal bisnis kecantikan ini. KONTAN melakukan review atas potensi bisnis kemitraan klinik kecantikan yang pernah diulas lebih dari satu tahun lalu. Apakah memang bisnis ini masih menjanjikan atau justru sebaliknya perlu ada perbaikan.

Berikut ulasan singkat tiga kemitraan klinik kecantikan yang pernah KONTAN ulas.

Emdee Skin Clinic

Salah satu pebisnis yang berkecimpung di bisnis ini adalah Johannes Wibisono yang mengusung merk The Emdee Skin Clinic. Mulai beroperasi April 2013 di bawah bendera PT Maju Dinamika Indovestama, ia menawarkan kemitraan awal tahun 2014.

Saat KONTAN ulas tahun lalu, Emdee memiliki tujuh gerai yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, dan Batam. Tiga gerai kepunyaan sendiri dan sisanya adalah milik mitra. Saat ini, semua gerai klinik Emde masih berjalan.  

Emdee sengaja tidak ekspansi masif lantaran ingin menjaga kualitas layanan. Kalaupun ada target tambahan mitra, paling dalam dua tahun baru ada satu tambahan mitra saja.  "Kami menekankan pada perkembangan bisnis, kontrol kualitas, dan memastikan bisnis berjalan dengan baik," ujar Johannes kepada KONTAN, Kamis (24/5).

Untuk tawaran kemitraan, ada perubahan tarif. Bila sebelumnya paket investasi Rp 3 miliar hingga Rp 3,5 miliar, kini Rp 3,5 miliar sampai Rp 4 miliar. Melalui paket investasi ini mitra mendapat 18 jenis peralatan estetika dan 50 teknik perawatan. Termasuk produk perawatan kecantikan, pemasaran, pelatihan karyawan serta survei lokasi.

Kerjasama kemitraan berlangsung selama lima tahun. Setelah itu, mitra yang memperpanjang kontrak dapat membayar franchise fee Rp 400 juta dan royalti 6% dari penjualan bersih. Ia klaim mitra dapat mengantongi omzet Rp 600 juta hingga Rp 700 juta per bulan.

Sedangkan tarif perawatan yang dipatok Emdee juga naik imbas kenaikan bahan baku dan peningkatan produk. Semula dari Rp  200.000 hingga Rp 5 juta, kini termurah Rp 300.000 sampai Rp 5 juta.

Layanan perawatan di klinik ini mencakup facial, chemical peeling, injeksi botok kosmetik, injeksi dermal filler, dan lainya. Tak lupa ragam Emdee juga menjual ragam produk kecantikan.  "Sekarang kami lebih banyak ke pembentukan wajah atau face capture," sebut Johannes.

Meski usaha klinik kecantikan kian marak, ia optimistis  bisa menambah mitra. Apalagi tahun ini pihaknya berharap misa membuka satu cabang mitra Emdee di Jakarta.


Reporter: Elisabeth Adventa, Maizal Walfajri, Nur Pehatul Janna, Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

REVIEW WARALABA

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0457 || diagnostic_api_kanan = 0.0777 || diagnostic_web = 1.7529

Close [X]
×