| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.073
  • SUN98,24 0,00%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Gagal jadi dokter, sukses di logistik

Sabtu, 19 Mei 2018 / 12:05 WIB

Gagal jadi dokter, sukses di logistik

Dari ponsel hijrah ke logistik

Titik kesuksesan Robin dalam karier profesionalnya dimulai ketika pada 2013. Saa itu, ia memutuskan ingin kembali bekerja di bidang penjualan dan promosi ponsel. Keinginan ini tak lepas dari rencana kehadiran ponsel asal China yakni Oppo yang segera masuk ke Indonesia. "Saya akhirnya memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan tersebut," ujarnya.

Merasa memiliki pengalaman dan menguasai strategi bisnis di bidang ponsel serta latar belakang pendidikan formal yang mendukung, menjadi modal baginya datang ke Oppo dengan kepala tegak.

Benar saja, keyakinan Robin membuahkan hasil karena dia berhasil diterima bekerja di PT Indonesia Oppo Electronics dengan menduduki posisi sebagai general manager. “Waktu itu yang diterima hanya tiga orang dari Indonesia dan saya bersyukur bisa masuk ke dalam daftar tiga nama tersebut,” tuturnya.

Baginya, bergabung di Oppo merupakan tantangan besar. Sebab, saat awal masuk ke Indonesia, Oppo langsung menawarkan harga produk yang tinggi atau senilai Rp 2 juta dengan brand image ponsel buatan China. “Besar sekali tantangannya. Waktu itu kami dengan berani memasarkan produk harga tinggi. Karena ketika itu, citra ponsel China bisa dijangkau dengan harga Rp 500.000,” sebutnya.

Meskipun demikian, menurut dia, dengan kualitas dan pelayanan purna jual yang disediakan Oppo Indonesia, membuatnya yakin akan bisa menembus pasar dalam negeri. Dan, hal tersebut terbukti dengan terus meningkatnya jumlah pengguna Oppo.

Tak sampai di situ, Oppo kembali mendapat kendala saat permintaan produk di luar kota terus meningkat. Ini membuat produsen sedikit kewalahan dengan sistem pengiriman barang ke pelanggan, tepatnya pada libur akhir pekan dan momen libur panjang seperti Lebaran. Soalnya, kebanyakan  perusahaan logistik libur
atau tidak beroperasi.

Melihat permasalahan dalam pengiriman produk Oppo, membuat Robin Lo bersama Jet Lee, mantan  CEO Oppo, dan Thony, founder Oppo Indonesia, memutuskan untuk mencetuskan bisnis baru. Yakni, mendirikan perusahaan logistik J&T Express.

“Awalnya, kami diskusi mau buat sistem pengiriman sendiri, karena merasa pengiriman di Oppo agak lamban di hari libur sementara kami butuh kirim ke luar Jakarta. Nah, dari situlah tercetus ide membuat usaha logistik sendiri” ujarnya.


Reporter: Nur Pehatul Janna
Editor: Johana K.

CEO

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1579 || diagnostic_web = 0.6523

Close [X]
×