| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.416
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Kini, mengupas mangga bisa semudah mengupas pisang

Sabtu, 09 Juni 2018 / 15:05 WIB

Kini, mengupas mangga bisa semudah mengupas pisang

KONTAN.CO.ID - Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia sejak dulu dikenal sebagai salah satu penghasil buah tropis terbaik di dunia. Beragam buah tropis mudah ditemukan di sini. Salah satu yang populer dan punya banyak penggemar adalah mangga. Bahkan, hampir di setiap halaman rumah ada pohon mangga.

Varietas mangga Indonesia pun sangat beragam. Setelah dua tahun lalu dunia mangga diramaikan penemuan varietas baru, yakni mangga gadung klonal 21 atau mangga alpukat, akhir tahun lalu, Balitbang Kementerian Pertanian meluncurkan varietas mangga terbaru, yakni mangga agri gardina 45 atau yang lebih dikenal dengan mangga pisang.

"Bibit mangga pisang ini saya dapat dari daerah Pasuruan karena pusat bibit mangga ini ada di sana. Baru diluncurkan sekitar November tahun lalu," ujar Henof, penjual bibit aneka mangga asal Batu, Jawa Timur, yang tertarik keunikan jenis mangga ini.  

Henof mengatakan, buah mangga pisang ini memiliki rasa yang lebih manis dan cara mengupas yang praktis. "Kalau mangga alpukat membukanya seperti alpukat. Nah, mangga pisang ini, cara mengupasnya seperti pisang, kulitnya bisa dikupas dengan tangan kosong, tanpa harus memakai pisau," jelasnya.

Bibit mangga pisang milik Henof dibanderol mulai Rp 50.000–Rp 150.000 per pohon. Harga bibit tergantung ketinggiannya. Henof menjual bibit mangga pisang mulai tinggi 50 centimeter (cm) sampai 1 meter (m).

"Karena saya juga baru jualan bibit mangga pisang, jadi pelanggannya masih di sekitar Jawa Timur dan Jawa Tengah," katanya. Dalam sebulan dia bisa menjual  70 – 100 bibit.

Tak hanya Henof yang tertarik menjajal peruntungan bibit mangga pisang, Billyardi Ramadhan, penjual aneka bibit tanaman buah asal Sukabumi, Jawa Barat juga tertarik dengan varietas baru ini. Ia menjual bibit mangga pisang sejak tiga bulan yang lalu. Sama seperti Henof, Billy mengambil langsung dari Pasuruan.

"Bibit mangga ini masih langka dan jumlahnya terbatas. Waktu awal, saya juga hanya ambil sekitar 50 bibit, nanti beberapa mau saya besarkan sendiri untuk indukan," tandas Billy. Karena bibit mangga pisang langka, harga yang dibanderol pun cukup tinggi, yakni mulai Rp 100.000 untuk bibit berukuran 70 cm.

Billy mengatakan dirinya juga tengah gencar untuk mempromosikan varietas baru ini. Ia yakin, jika tahun depan, mangga pisang bakal menjadi booming seperti mangga alpukat, harga buahnya pun dibanderol tinggi.

"Karena baru tiga bulan coba jual bibit mangga pisang, konsumennya baru di sekitar Jawa Barat dan Jabodetabek, ada juga satu dua orang dari Sumatra," tuturnya.          


Reporter: Elisabeth Adventa
Editor: Johana K.

BUDIDAYA TANAMAN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0029 || diagnostic_api_kanan = 0.4219 || diagnostic_web = 1.8223

Close [X]
×