: WIB    —   
indikator  I  

Mantan editor yang sukses berbisnis fesyen (3)

Mantan editor yang sukses berbisnis fesyen (3)

Usaha fesyen, minyak, dan hotel yang kini dimiliki Nonita Respati sudah masuk dalam tahap “jalan cepat”. Namun, Nonita urung berpangku tangan menikmati hasil jerih payahnya. Ia tetap giat membesarkan berbagai unit bisnisnya.

Nonita punya banyak mimpi. Ia ingin mengembangkan franchise bisnis hotelnya. Untuk bisnis Purana, ia meningkatkan skala bisnisnya (scaling up) dengan merambah pasar ekspor.

Kini, ia pun sedang mengikuti mentorship untuk ekspor dengan salah satu bank Australia dan pemerintah Australia. Purana terpilih sebagai salah satu brand  yang mengikuti program tersebut. Harapannya September atau Oktober tahun ini sudah berjalan.

Target lainnya, ia akan terus mengikuti fashion show. Mei ini Purana akan berangkat ke Shanghai China.  Selain itu, tentu Nonita juga ingin mengembangkan semua unit-unit bisnis Purana. Seperti, menambah jumlah toko ritelnya. Kini, dia membuka toko di Jakarta, Yogyakarta, dan Bali. Begitu pula dengan workshop.  Dia ingin membesarkan workshop yang ada di Bayat, Klaten.

Produk pun tak lepas dari incarannya. Dalam jangka panjang, Nonita ingin terus meningkatkan skala produknya.  Tak hanya menyiapkan produk ready to wear, tetapi juga produk khusus yang dibuat atas kerjasama, baik dengan peritel, hotel dan lainnya. “Mungkin nantinya, kami  juga bisa mengolah kain percanya sisa produk Purana,” tutur ibu 2 anak ini.

Mimpi Nonita akan pengembangan usahanya juga tak berhenti sampai disitu. Kini, kedua putra Nonita yang mulai beranjak dewasa sudah terlihat minatnya terhadap dunia bisnis. “Yang satu ingin jadi chef, berarti ada yang nerusin hotel. Satunya lagi masih meraba, tetapi dia sudah bilang bahwa dia ingin jadi businessman,” tutur Nonita.

Menjadi seorang wiraswasta memang memiliki plus dan minus. Salah satu kebahagiaan yang dapat dinikmati oleh Nonita adalah status yang tak terikat. Alhasil, Nonita bisa bekerja dari rumah, dan bisa tetap punya waktu untuk keluarga dan dirinya sembari bergelut dalam bisnis.

Sejauh ini, Nonita tak menghadapi kendala dalam membagi waktu antara pekerjaannya dan urusan rumah. Ia tetap bisa menjalankan peran ibu tanpa meninggalkan Purana. Begitu pula soal hobi, Nonita tetap punya waktu untuk diving diwaktu luangnya.

Kesenangannya untuk diving dan travelling juga ditularkannya ke anak-anak. Tak sampai disitu, hobi diving ini juga dimanfaatkan Nonita sebagai ajang untuk mencari inspirasi desain produk Purana. “Sering saya cari inspirasi lewat diving, misalnya untuk menemukan tone warna maupun motif,” tutup Nonita.                          n

(Selesai)


Reporter Nisa Dwiresya Putri
Editor Johana K.

0

Feedback   ↑ x
Close [X]