: WIB    --   
indikator  I  

Memerah laba bisnis minuman susu aneka rasa

Memerah laba bisnis minuman susu aneka rasa

JAKARTA. Indonesia dengan iklim tropis dengan dua musimnya, membuka banyak peluang bisnis minuman. Tak hanya minuman teh, kopi dan coklat, pelaku usaha kini juga mengincar penyuka susu. Seiring tumbuhnya gaya hidup sehat, kian banyak orang mengkonsumsi susu sebagai pelengkap nutrisi bagi tubuhnya.

Selain itu, minuman ini juga bisa dikonsumsi oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Varian rasanya yang beragam pun menjauhkan penikmatnya dari rasa bosan.

Peluang inilah yang ditangkap oleh Khairul, dengan membuka gerai Mimi Susu BJB pada tahun lalu, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Awal 2017 ini, ia menawarkan kemitraan untuk mengembangkan bisnisnya. Saat ini, baru lima gerai pusat di Banjarbaru, Martapura, Banjarmasin, dan Kalimantan Selatan.

Jika ingin menjadi mitra Mimi Susu BJB, tersedia paket senilai Rp 8 juta. Mitra akan mendapat gerobak, x-banner, blender, bahan baku awal untuk 100 porsi, perlengkapan usaha dan pelatihan karyawan.

Kerjasama kemitraan ini berlangsung seumur hidup selama mitra menggunakan brand Mimi Susu BJB. Mitra pun wajib memasok bubuk perasa ke pusat. Pusat tidak mengutip biaya royalti atau franchise fee.

Mimi Susu BJB menyajikan 13 varian rasa seperti vanilla, oreo, milo, cokelat, stroberi dan lainnya. Harganya Rp 10.000 per gelas. Khairul menargetkan mitra menjual 50 gelas sampe 100 gelas per hari. Dengan begitu mitra dapat meraup omzet Rp 1 juta per hari atau sekitar Rp 30 juta per bulan.

Namun, pencapaian omzet pun tergantung lokasi dan kondisi cuaca. Setelah dikurangi biaya pembelian bahan baku, sewa tempat, gaji pegawai dan biaya operasional lainnya, mitra bisa mengantongi laba bersih 50%-60% dari omzet per bulan. Balik modal diperkirakan satu bulan.

Menurut Khairul, kelebihan dari Mimi Susu BJB terletak pada bahan susu sapi perah yang murni tanpa pengawet dan susu kemasan. "Ada jaminan dan varian susu berkualitas," tutur Khairul.

Mitra yang ingin menjalankan usaha ini bisa memilih area lokasi di pinggir jalan raya dengan ukuran minimal 2x2 m² dibantu satu orang pegawai. Rencananya, setiap bulan, Khairul bisa menggandeng dua mitra baru.


Reporter Jane Aprilyani
Editor Havid Vebri

WARALABA

Feedback   ↑ x