| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.073
  • SUN98,24 0,00%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Memupuk kantong sampai gembul dari ayam gepuk

Selasa, 20 Februari 2018 / 10:10 WIB

Memupuk kantong sampai gembul dari ayam gepuk

Sempat mendapat tentangan dari orangtua

Keterbatasan modal tak melunturkan semangat Rido Nurul Adityawan untuk mewujudkan mimpinya. Tamat dari Politeknik Negeri Semarang, Rido memutuskan hijrah ke Jakarta untuk bekerja.

Dari gajinya yang pas-pasan, Rido menyisihkan uangnya sebagai modal ketika ingin punya usaha. Akhirnya, setelah terkumpul Rp 19 juta, hasil tabungan dan pinjaman teman, laki-laki asal Magelang, Jawa Tengah ini nekat membuka gerai ayam penyet sambel bawang  dengan nama Ayam Gepuk Pak Gembus.

Rido membuka warung kakilima di perempatan Srengseng, Jakarta Selatan. Dia melakukan persiapan di dapur kos yang kecil. "Jadi, kalau saya masak udaranya jadi panas semuanya," ujarnya.  

Karena belum mampu merekrut karyawan, anak tunggal ini harus melakukan persiapan dan buka tutup warungnya sendiri. Melewati bulan ketiga, hasil bisnisnya belum terlihat. Bahkan, dia kehabisan modal. Kamera teman pun dia pinjam dan digadaikan sebagai tambahan modal.  

Asal tahu saja, keputusannya membuka usaha kuliner ini awalnya mendapatkan tentangan dari kedua orang tuanya. Bahkan, ayah dan ibunya langsung datang ke Jakarta setelah mendengar sang anak membuka warung kakilima dari seorang keluarganya. "Saat itu, mereka memarahi saya. Sebenarnya impian bapak saya dulu, anaknya jadi  tentara atau polisi," katanya.

Nyatanya, menjalankan usaha sendiri memang tak mudah. Rido sempat ingin menyerah karena merasa terlalu berat menjalankannya sendiri. Ia juga menjadi tak punya waktu untuk bergaul.   

Namun, ayah dua anak ini memilih bertahan. Ia menyakini usahanya pasti membuahkan hasil.
Benar saja, memasuki bulan ke-8 sejak buka pada Agustus 2013, warungnya mulai mencetak untung sebesar Rp 150.000. Untung ini makin memompa semangatnya.  

Setelah merasa bisnisnya sudah berhasil, Rido meminta kedua orang tuanya  kembali datang ke Jakarta untuk melihat langsung usahanya. "Saat mereka hendak pulang, saya beri uang Rp 50 juta dan mereka senang bukan kepalang. Dari situ mereka percaya dengan usaha saya," jelasnya.           


Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

0

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0405 || diagnostic_web = 0.2360

Close [X]
×