kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

Mencecap untung jualan es potong


Rabu, 01 Oktober 2014 / 14:30 WIB
Mencecap untung jualan es potong
ILUSTRASI. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) bukukan pendapatan Rp 8,66 triliun sepanjang 2022.. KONTAN/Baihaki/19/12/2022


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Havid Vebri

Belakangan ini, usaha kuliner makanan penutup atau dessert kian semarak. Setelah booming dessert bergaya Taiwan, kini muncul dessert es krim roti ala Singapura.
Salah satu pemainnya adalah Yona Adiprasetya yang mengusung brand Fruitzee Es Potong Singapore di Yogyakarta. Bisnis besutan Yona ini sudah eksis sejak Juni 2013.

Untuk mengembangkan usahanya, April 2014 lalu, ia resmi menawarkan kemitraan usaha. Saat ini, jumlah mitra usahanya sudah ada delapan yang berlokasi di Jakarta, Palembang, Magelang, dan Balikpapan. "Dalam waktu dekat, kami juga akan membuka lima gerai lagi yang semuanya milik mitra," jelas Yona.

Sementara untuk gerai milik sendiri, saat ini ada empat yang semuanya berlokasi di Yogyakarta. Yona terinspirasi membuka bisnis ini saat mengantar sang istri cek kesehatan di salah satu rumahsakit di Singapura. Sembari berobat, Yona sering jalan-jalan dan makan es krim potong. "Ini unik, rasanya juga enak," jelasnya.

Dari situ, ia lalu memutuskan untuk mencoba bisnis ini di Indonesia. Fruitzee menawarkan 16 varian rasa es krim. Di antaranya chocolate favorite, vanila chocolate, durian mania, dan lainnya. "Kelebihan kami menggunakan susu sapi murni, gula pasir murni, dan ada buahnya," klaim Yona. Ia membanderol harga es krim potongnya Rp 11.000 hingga Rp 13.000 per potong.

Investasi Rp 95 juta

Fruitzee Es Potong Singapore ini menawarkan paket investasi Rp 95 juta. Dengan modal sebesar itu, mitra mendapatkan bahan baku awal, branding, booth permanen, dan booth keliling, serta perlengkapan lainnya.

Yona sengaja menyediakan fasilitas booth gerobak buat mendukung penjualan mitra. Yona juga memberikan kesempatan mitra untuk menentukan harga jual sesuai daya beli dan lokasi mitra.

Untuk menjaga kualitas rasa dan produk, Fruitzee mewajibkan seluruh mitranya membeli bahan bahku dari pusat. Mitra juga harus menyiapkan tempat dengan luas sekitar lima meter persegi, dengan dua orang karyawan.

Yona menargetkan, mitra menjual minimal 200 potong es krim per hari. Dari penjualan sebanyak itu, mitra bisa mengantongi omzet sekitar Rp 76,2 juta dalam sebulan. Setelah dikurangi biaya bahan baku dan operasional, keuntungan bersih yang didapatkan mitra sebesar Rp 20,3 juta atau 26% dari omzet bulanan.

Dengan laba sebesar itu, mitra bisa balik modal dalam lima bulan. Menurutnya target bisa tercapai selama lokasi berjualan strategis. Ketua Komite Tetap Waralaba dan Lisensi Kadin, Amir Karamoy, menilai, potensi pasar es krim masih terbuka lebar.

Menurutnya, banyak masyarakat suka menyantap es krim terutama di musim kemarau. Tapi yang harus diingat, pemilik waralaba harus melakukan branding yang maksimal karena banyak pemain baru bermunculan. 

Fruitzee Es Potong Singapore                                                                                                                                                                                                                Jln. Apokat I / 42A Leles                                                                                                                                                                                                                     Condongcatur Yogyakarta
HP: 085715752000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×