| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.388
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS609.032 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Mencicipi laba usaha rujak es krim

Rabu, 24 Juli 2013 / 12:12 WIB

JAKARTA. Bagi penyuka kudapan rujak, mungkin sudah pernah mencicipi inovasi yang sedang tren belakangan ini. Beberapa pebisnis rujak menawarkan sajian rujak es krim. Sesuai namanya, mereka memadukan rujak buah-buahan dengan es krim.

Konon, inovasi ini pertama kali muncul di Yogyakarta. Salah satu pemainnya ialah Adjie Prasetya yang mendirikan usaha rujak es krim di Sidoarjo, Jawa Timur pada 2010 silam. Usaha tersebut dinamakan Rujak Es Krim Wong Jogja. Penggunaan nama Wong Jogja, karena ia berasal dari Yogyakarta. Adjie menjual satu porsi rujak es krim seharga Rp 6.000.

Sejak delapan bulan lalu, ia membuka tawaran pelatihan dan paket beli putus. Kini, sudah ada 22 gerai yang tersebar di Sidoarjo, Surabaya, Semarang, Malang, Kediri, Jakarta, Bengkulu hingga Aceh. Empat di antaranya milik pusat.

Rujak Es Krim Wong Jogja menawarkan dua paket usaha, yaitu paket pelatihan seharga Rp 2,5 juta, dan paket pelatihan plus peralatan lengkap senilai Rp 5,5 juta. "Semua paket sudah termasuk pembelian resep rahasia dari saya," papar Adjie.

Mitra yang membeli paket pelatihan plus peralatan akan mendapat perlengkapan meracik rujak, mini booth dan pemakaian nama Rujak Es Krim Wong Jogja yang berlaku selamanya.

Nantinya, mitra harus mencari sendiri bahan baku. Menurut Adjie, karena ini bukan bersifat kemitraan atau waralaba, ia enggan mitra bergantung bahan baku dari pusat. "Kami berikan resep dan pelatihan, jadi mereka bikin sendiri," ujarnya.

Ia mengklaim, peminatnya banyak lantaran sistem beli putus memudahkan pemilik usaha berkreasi sendiri. Ia memperkirakan, mitra bisa menghasilkan omzet Rp 12 juta hingga Rp 15 juta sebulan. Dengan keuntungan bersih hingga 44%, mitra diprediksi bisa balik modal sekitar dua bulan.

Adjie menargetkan bisa memiliki cabang Rujak Es Krim Wong Jogja di setiap kota di Jawa Timur. "Bisnis ini saingannya masih sedikit," ungkapnya.


Reporter: Noor Muhammad Falih
Editor: Dupla Kartini

TAWARAN KEMITRAAN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0035 || diagnostic_api_kanan = 0.3523 || diagnostic_web = 2.3915

Close [X]
×