| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.073
  • SUN98,24 0,00%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Mengukus fulus dalam dimsum

Minggu, 11 Februari 2018 / 10:10 WIB

Mengukus fulus dalam dimsum

Keep Eating Dimsum

Pemilik usaha kemitraan dimsum lainnya adalah Puput Pri Kusumawijaya yang membesut Keep Eating Dimsum asal Tangerang, Banten. Mendirikan usaha dimsum sejak Februari 2015, Puput mulai menawarkan kemitraan sejak tahun 2016. Saat KONTAN  ulas Februari 2016, gerai dimsum  milik Puput ada tiga gerai di sekitar Tangerang.

Saat ini label Keep Eating Dimsum sudah berubah menjadi Rame Dimsum untuk memudahkan penyebutan nama merek dimsum. Sayang, perubahan nama merek dimsum tidak diikuti tambahan gerai.  Justru jumlah gerai susut tinggal dua gerai di Tangerang.

Salah satu penyebab penurunan jumlah gerai adalah kesulitan mencari tenaga kerja. "Saya kesulitan mencari SDM untuk karyawan. Banyak yang keluar-masuk," tuturnya.

Selain kendala karyawan, Puput juga mengalami kendala mencari lokasi usaha yang cocok untuk membuka gerai. Ia mengeluh, saat ini makin sulit mendapat tempat usaha strategis dengan harga sewa yang terjangkau, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Tapi Puput tidak patah semangat. Untuk mengatasi kendala, ia memanfaatkan teknologi dengan memanfaatkan fitur GoFood, terutama untuk melayani penjualan di luar gerai. Hasil ini tergolong membantu menambah penghasilan dari Rame Dimsum.

Menurutnya, penjualan Rame Dimsum terdongkrak berkat fasilitas GoFood. Kalau biasanya ia cuma sanggup menjual 60 porsi dimsum per hari di setiap gerai, maka berkat layanan pesan antar makanan tersebut, penjualan dimsum tersebut bisa tembus 150 porsi per hari. Adapun banderol dari dimsum ini sekitar Rp 12.000 per porsi.

Paket investasi yang ditawarkan pun berubah. Jika tahun 2016 lalu Rame Dimsum hanya menawarkan satu paket senilai Rp 7,5 juta. Kini ada tiga paket, yaitu paket Rp 6,5 juta,  Rp 7,5 juta dan Rp 8 juta. "Paket investasinya juga saya turunkan, mulai Rp 6,5 juta agar lebih terjangkau," kata Puput.

Dengan modal tersebut, mitra akan mendapatkan fasilitas berupa satu buah booth, peralatan usaha lengkap, kemasan makanan, media promosi berupa banner, ongkos kirim peralatan, pelatihan karyawan dan bahan baku awal sebanyak 100 porsi.

Letak perbedaan ketiga paket investasi hanya pada ukuran booth maupun gerobak dimsum. Mitra akan mendapatkan gerobak dengan panjang 1,5 m jika mengambil paket kemitraan Rp 6,5 juta, mendapat gerobak ukuran 1,8 m bagi yang mengambil paket Rp 7,5 juta, dan gerobak 2 m bagi yang mengambil paket kemitraan Rp 8 juta.

Terkait target tahun ini, Puput tidak menargetkan dengan muluk-muluk. Ia hanya berharap bisa menambah sebanyak dua kemitraan saja sampai akhir tahun ini. "Kalau ada calon mitra yang tertarik kami layani dan masih fokus di Jabodetabek.                       


Reporter: Elisabeth Adventa, Jane Aprilyani, Maizal Walfajri, Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

REVIEW WARALABA

Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0014 || diagnostic_api_kanan = 0.0433 || diagnostic_web = 0.2448

Close [X]
×