| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.405
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Menjajal usaha camilan Apem Bakar

Kamis, 21 Maret 2013 / 10:20 WIB

JAKARTA. Usaha camilan banyak diminati para pelaku usaha. Pasalnya, pasarnya terus ada, sementara investasi di usaha camilan biasanya relatif terjangkau. Maka, banyak pemula usaha masuk di sektor ini. Jika Anda berniat menjajal usaha camilan, tawaran kemitraan Apem BakarĀ  bisa dicoba.

Merek Apem Bakar pertama kali diperkenalkan Halimah pada tahun 2010. Menurut Halimah, rasa apem bakar yang ia tawarkan menyerupai kue tradisional Jepang, yakni dorayaki, namun dengan cita rasa khas Indonesia.

Ada delapan jenis toping yang ditawarkan, antara lain ayam mayonaise, sosis, blueberry keju, coklat almond, dan pandan. Halimah bilang, kelebihan produk Apem Bakar, selain cita rasa, juga tanpa pengawet.

Setelah bisnisnya mapan, Halimah mulai menawarkan kemitraan awal 2013. Kini, sudah ada lima gerai Apem Bakar yang tersebar di Jakarta.

Ada empat paket kemitraan yang ditawarkan. Pertama, paket standar seharga Rp 3 juta. Paket ini mencakup peralatan lengkap, kompor dengan cetakan apem tujuh lubang, seragam serta pelatihan dan bahan baku awal. Untuk paket ini, bahan baku tepung harus membeli ke Halimah. Namun dengan harga normal.

Kedua, paket silver Rp 5 juta, di mana mitra mendapat kompor khusus dan tambahan peralatan. Untuk pemilik paket ini, pembelian tepung ke Halimah didiskon 10%.

Ketiga, paket gold seharga Rp 9 juta. Mitra akan mendapatkan kompor khusus, dan cetakan apem sembilan lubang. Mitra juga akan mendapat aneka toples, dan pembelian tepung didiskon 15%.

Terakhir, paket platinum seharga Rp 17 juta. Pada paket ini mitra mendapatkan seluruh fasilitas di paket gold dengan tambahan gerobak, plus diskon 20% untuk pembelian bahan baku tepung.

Halimah mewajibkan mitra membeli tepung dari pusat untuk mempertahankan standar rasa apem. Ia menargetkan mitra dengan paket platinum bisa menjual 100 apem sehari. Harganya Rp 5.000 per buah. Mitra bisa meraup omzet Rp 9,1 juta sebulan, dengan laba bersih 35%. "Mitra bisa balik modal kurang dari setahun," katanya.


Reporter: Revi Yohana
Editor: Dupla Kartini

PELUANG KEMITRAAN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0035 || diagnostic_api_kanan = 0.0400 || diagnostic_web = 0.2425

Close [X]
×