| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.073
  • SUN98,24 0,00%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Menjelang perayaan Imlek, Glodok Pancoran pun memerah

Selasa, 06 Februari 2018 / 10:20 WIB

Menjelang perayaan Imlek, Glodok Pancoran pun memerah

KONTAN.CO.ID - Di Jakarta sendiri, pemandangan khas Imlek dapat ditemui di kawasan Glodok, Jakarta Barat, tepatnya di Jalan Pancoran. Sebagian besar masyarakat Jakarta menyebut kawasan ini Glodok Pancoran. Area yang berada persis di samping kanan Pasar Glodok tersebut, berjejer kios yang menjual aksesoris khas Imlek.

Berdasarkan pantauan KONTAN, ada sekitar 15 kios berukuran kecil tampak memadati bahu kanan dan kiri Jalan Pancoran, Jakarta Barat. “Setiap tahun menjelang Imlek memang begini kondisinya. Ini kios-kios yang jual aksesoris Imlek memang diberi ijin buka di depan trotoar begini,” ujar Anton, pedagang di salah satu kios Glodok Pancoran.

Ia mengatakan, jika deretan kios tersebut sudah berdiri sejak pertengahan Januari ini. “Kira-kira sudah dua minggu ini dagangnya. Kami biasanya sebulan jualan di sini, sampai hari-H Imleknya,” ujar Anton. Penjualan aksesoris Imlek hanya ada setiap setahun sekali.   

Deretan kios di kawasan Glodok Pancoran tersebut buka mulai pukul 09.00 sampai pukul 21.00. “Hampir semua kios di sini buka sampai malam, bahkan seminggu sebelum Imlek  kami buka sampai larut malam,” ujarnya.

Di kiosnya, Anton menjajakan aneka aksesoris seperti gantungan mobil/pintu khas ornamen Imlek yang dibanderol mulai Rp 15.000 – Rp 40.000 per buah, aneka lampion yang dibanderol mulai Rp 250.000–Rp 450.000 per buah, hiasan dinding yang ditempel mulai Rp 50.000–Rp 80.000 per buah. "Harganya tergantung bentuk dan ukuran," terang Anton.

Ada pula amplop angpao yang dijual Rp 6.000–Rp 10.000 per pak. Amplop seharga Rp 10.000 itu buatan lokal, isi tiga pak. Sedangkan, amplop Rp 6.000 itu impor dapat satu pack isi enam buah.

Berbeda dengan Anton yang menjual pernak-pernik hiasan dinding dan rumah. Nurma, salah satu penjaga kios di Glodok Pancoran menawarkan aneka pohon sakura angpao dan lampion. “Lampion ini mulai harga Rp 150.000 sampai Rp 750.000, tinggal mau cari yang seperti apa bentuk dan ukurannya,” kata Nurma.

Sedangkan untuk aneka bentuk pohon sakura angpao dibanderol mulai Rp 275.000–Rp 1,2 juta per pot. Banderol harga ini berdasarkan tinggi pohon dan bahan pot.  “Tinggi pohon sakura ini ada yang 1 meter, 1,5 meter dan 2 meter. Lalu jenis potnya, ada yang pot plastik dan ada pot marmer. Yang marmer harganya lebih mahal,” ujar Nurma.       

Baik Nurma maupun Anton sama-sama mengakui jika kawasan Glodok Pancoran ramai pengunjung saat siang menjelang sore hari. Anton mengatakan, saat sore menjelang malam, ada juga pengunjung yang datang khusus untuk mencari pernak-pernik Imlek. “Kalau sore menjelang malam cuma kios kami saja yang buka. Kios lain yang belakang ini sudah banyak yang tutup,” tuturnya.                               


Reporter: Elisabeth Adventa
Editor: Johana K.

IMLEK

Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0384 || diagnostic_web = 0.2379

Close [X]
×