: WIB    —   
indikator  I  

Omzet ratusan juta dari hobi kerajinan tangan (1)

Omzet ratusan juta dari hobi kerajinan tangan (1)

KONTAN.CO.ID - Berbagai produk berbahan kulit memang tampak lebih memesona saat dikenakan. Tak heran jika peminatnya bejibun. Trennya pun tak kunjung turun. Beriringan dengan itu, harga jualnya juga cukup tinggi. Hal ini membuat produk kulit menjadi ladang yang basah bagi pelaku usaha.

Moch Basir Khan atau yang biasa disapa Cie adalah salah satu pebisnis yang mendulang laba dari kulit. Sejak 2010, ia mendirikan Droplets Indonesia. Berawal dari produk aksesori berupa gelang kulit, kini ia juga membuat berbagai produk untuk keperluan institusi.

Padahal, awalnya Cie tak terpikir untuk serius mendirikan usaha aksesori kulit. Ide bisnis ini pun muncul di tempat dia biasa nongkrong. "Ada teman perajin sepatu yang  sering main," tutur Cie.

Kala itu Cie melihat banyaknya limbah potongan kulit yang tak terpakai. Dari situ ia mulai berfikir, bagaimana caranya agar potongan kulit sisa produksi sepatu tersebut dapat ia manfaatkan. "Akhirnya saya coba  untuk bikin gelang," jelas Cie.

Di tahun 2010, Cie bilang ia belum berfikir untuk memasarkan produknya. Kerajinan dari kulit itu ia buat karena hobi. Peralatan yang digunakan pun masih seadanya. "Enggak dijual awalnya. Hanya bikin saja karena memang suka berkarya," tutur dia.

Seiring berjalannya waktu, Cie mulai menyadari adanya potensi bisnis dari kerajinan kulit yang ia buat. Sejak tahun 2011, Cie mulai serius menekuni usahanya. "Pertama kali  berjualan pada 2012. Produk gelang dijual seharga Rp 20.000," jelas Cie.

Produksi dilakukan Cie secara mandiri dengan bantuan dua-tiga orang teman. Produknya masih mengandalkan sisa potongan kulit dari produksi sepatu. Kadang ia bisa didapatkannya secara cuma-cuma. "Sekarang, kami sudah beli kulit sendiri karena produksinya sudah banyak," tutur Cie.

Berkembang cukup pesat, kini Cie melayani penjualan produk secara satuan dan grosiran. Sasarannya tidak hanya konsumen perorangan pecinta kulit. Kini Cie juga membidik order dari berbagai institusi besar.

Sebagaimana dapat dilihat melalui berbagai media sosial milik Droplets Indonesia, produk yang dipasarkannya kini tak hanya gelang. Beberapa produk lain contohnya pouch, cover kitab suci, dompet, ikat pinggang, hingga tas.

Produk pesanan dari institusi juga terpajang apik di media sosial milik Droplets, baik berupa clutch identitiy, maupun clutch. Bebebapa institusi yang sempat memesan produk Droplets antara lain Bank Indonesia, Pertamina, Net TV, Telkomsel dan Adira.

Harga produk Droplets kini bisa dibanderol mulai dari harga Rp 35.000-Rp 2,5 juta  per item. "Omzet kami sudah di atas ratusan juta per bulan," terang Cie.      

(Bersambung)


Reporter Nisa Dwiresya Putri
Editor Johana K.

PROFIL PENGUSAHA

Feedback   ↑ x
Close [X]