| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.405
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Panas dingin kemitraan es krim

Sabtu, 10 Februari 2018 / 09:30 WIB

Panas dingin kemitraan es krim

Hipppies Ice Cream
 

Pelaku usaha lainnya adalah Alex Steaven Andrew di Medan. Mendirikan usaha Hippies Ice Cream pada November 2015, Alex menawarkan kemitraan pada Februari 2016. Saat itu, belum ada mitra yang bergabung.

Hingga pertengahan tahun 2016, Alex pun tidak meneruskan kemitraan karena pindah lokasi bekerja di Jakarta. "Saat ini dipindahkan dinas ke Jakarta, jadi terpaksa usaha Hippies Ice Cream berhenti," tutur Alex kepada KONTAN, Jumat (12/1).

Karena itulah program kemitraan Hippies Ice Cream jadinya terhenti dan tidak ada lagi paket penawaran kemitraan.

Cuma, Alex tidak seratus persen berhenti berkutat di es krim. Ia berencana  membuka usaha gelato dengan merek baru di Bogor dan Bekasi. Usaha ini akan didirikan tahun ini bersama rekan bisnis. Namun, dia tidak menjelaskan detail merek dan waktu persis beroperasinya usaha gelato.

Padahal sebelumnya Hippies Ice Cream menawarkan paket investasi ekonomis senilai Rp 10 juta saja.  Dengan paket tersebut, mitra akan mendapat peminjaman scooping cabinet atau mesin pemajang es krim,  stok produk sebanyak 6 bin atau sekitar 6 liter, peralatan dan perlengkapan usaha, media promosi seperti banner dan flyer, kemasan (cup dan sendok), perawatan kebersihan scooping cabinet tiap bulan, biaya angkut paket kemitraan ke lokasi maksimal radius 15 km dan pelatihan karyawan.

Program kemitraan tersebut berlangsung selama satu tahun dan setelah itu bisa diperpanjang dengan perjanjian baru. Selain itu, mitra wajib memasok produk ke pusat. Yang enak adalah mitra bakal tidak terkena biaya royalti selama menjalin kemitraan.

Alex mengatakan kelebihan dari Hippies Ice Cream terletak pada varian rasa mencapai 50 ragam. Jumlah rasa yang banyak itu terjadi karena ia kerap meluncurkan rasa baru yang disukai konsumen. Beberapa rasa tersebut antara lain superman, milove, red velvet, rum raisin, milo, cookies, tiramisu, lovely strawberry, dan lainnya. Harga yang dibanderol sekitar Rp 15.000 per cup untuk mitra di dalam mal dan Rp 12.000 diluar pusat belanja.

Saat masih beroperasi, Hippies Ice Cream menargetkan mitra agar dapat menjual 70 cup per hari. Dengan begitu, mitra diperkirakan meraup omzet Rp 1 juta per hari atau sekitar Rp 31 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya pembelian bahan baku, sewa tempat, gaji pegawai dan biaya operasional, mitra diperkirakan mendapat laba bersih sekitar Rp 9 juta per bulan. Dari situ, mitra bisa balik modal sekitar empat  bulan.    


Reporter: Elisabeth Adventa, Maizal Walfajri, Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

REVIEW WARALABA

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0320 || diagnostic_api_kanan = 0.0552 || diagnostic_web = 1.1501

Close [X]
×