| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.405
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Panas dingin kemitraan es krim

Sabtu, 10 Februari 2018 / 09:30 WIB

Panas dingin kemitraan es krim

Harus kreatif dan manfaatkan online

Pengamat waralaba Djoko Kurniawan menilai bisnis es krim masih punya peluang yang cukup bagus. Salah satu faktor karena camilan ini punya banyak penggemar, terutama kalangan muda.

Namun, kompetisi bisnis di sektor kuliner atau makanan saat ini memang semakin ketat, termasuk juga produk es krim. Untuk itu para pebisnis harus jeli melihat pasar bila ingin terjun ke bisnis es krim.

Ia menyarankan mitra melihat betul produk yang ditawarkan sebelum berinvestasi. "Produk yang dimiliki harus beda sehingga bisa memisahkan diri dari kompetisi dengan para pemain besar," katanya kepada KONTAN, Jumat (12/1).

Selain itu, para mitra juga harus kreatif dalam berbisnis ini. Tidak cuma terpaku dengan apa yang ada di dalam tawaran kemitraan. Semisal, mitra bisa menentukan rasa, bentuk, serta cara penyajian dari produk es krim tersebut. Ia menduga, bila ada program kemitraan yang tidak berhasil alias kandas di tengah jalan karena si investor tidak punya inovasi atau kurang kreatif dalam menggali potensi bisnis.

Begitupun dengan kendala bahan baku yang harus diimpor. Menurutnya, alasan tersebut justru tidak masuk akal. Seharusnya, si investor harus memikirkan alternatif bahan bakunya supaya bisnis ini bisa terus berjalan. Laiknya perusahaan yang mengalami kesulitan bahan baku. "Jadi si investor harus cari alternatif bahan baku," tukasnya.

Langkah lain yang tidak kalah penting bagi pebisnis ini adalah jangan cuma ikut-ikutan tren tanpa memahami konsep dan model bisnis dari usaha es krim. "Pemahaman yang benar tentang bisnis es krim akan membuat bisnis bertumbuh dan berkembang dengan baik,” kata Djoko.

Kalaupun pebisnis sudah menentukan pasar, apakah itu menyasar kalangan menengah atau bawah, sejatinya bisa dilakuakn dengan mudah karena produk ini memang sudah punya penggemar. Apalagi es krim bukan produk musiman dan bisa dikonsumsi sepanjang tahun.

Langkah lain yang harus ditempuh pebisnis ini adalah sudah memanfaatkan penjualan cara online yang makin marak saja saat ini. Ini sebagai cara untuk ekspansi pasar yang lebih luas. Sedangkan untuk pemasaran offline. Ia saranakan  cukup melalui pameran saja. "Yang ingin menang harus eksis di online," sahutnya.       


Reporter: Elisabeth Adventa, Maizal Walfajri, Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

REVIEW WARALABA

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0567 || diagnostic_web = 0.2534

Close [X]
×