: WIB    --   
indikator  I  

Peluang buat pelaku usaha yang belum bankable

Peluang buat pelaku usaha yang belum bankable

Meski usahanya berkembang cukup pesat dalam dua tahun, usaha suku cadang (sparepart) sepeda motor milik Rony Ernan tetap saja belum bankable. Alhasil, kala itu bank enggan mengucurkan kredit kepada pemilik PT Eran Teknikatama ini.

Maklum, tanah milik Rony yang akan dijadikan sebagai jaminan belum bersertifikat. Laporan keuangan usahanya juga masih dicatat secara manual.

Padahal, ia butuh tambahan modal untuk ekspansi, seiring berkembangnya produk baru suku cadang motor. Beruntung, sang teman memberitahu soal PT Astra Mitra Ventura.

Berbekal informasi ini, Rony pun mengajukan pembiayaan ke anak usaha PT Astra International Tbk itu. Gayung bersambut, Astra Ventura setuju memberikan tambahan modal sebesar Rp 500 juta. "Saya gunakan untuk membeli mesin-mesin baru dan mengurus legalitas usaha," katanya.

Tidak ada kriteria khusus. Menurut Rony, Astra Ventura hanya melihat sektor usaha miliknya yang sesuai dengan salah satu lini bisnis grup Astra, yakni memproduksi motor.

Tentu, mereka juga melihat kemampuan dirinya dalam mengelola bisnis. Dan, Astra Ventura juga melihat prospek usaha.

Tapi, pembiayaan dari Astra Ventura tidak berhenti sampai di situ. Rony mengatakan, ia memperoleh tambahan modal lagi sampai 10 kali lantaran usahanya terus berkembang. Nilainya beragam, paling besar mencapai Rp 10 miliar.

Kelebihan meminjam modal dari perusahaan modal ventura, Rony bilang, mereka tidak hanya membantu pembiayaan, juga memonitor usahanya termasuk memberikan berbagai pelatihan. "Komunikasi dilakukan secara rutin," ujarnya.

Tiga instrumen

Ya, perusahaan modal ventura memang berbeda dengan bank. Perusahaan modal ventura tidak sekadar mengucurkan pembiayaan, juga membina dan membesarkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pasangan usaha.

"Tetapi, membiayai usaha produktif, bukan konsumsi," tegas Jefri R. Sirait, Ketua Asosiasi Modal Ventura dan StartUp Indonesia (Amvesindo).

Yang jadi pembeda lain: bank mensyaratkan usaha yang harus bankable, sementara perusahaan modal ventura tidak menuntut status tersebut. "Kami sasarannya pada usaha yang nonbankable, makanya masuk juga ke usaha rintisan atau usaha pemula," kata Punjul Prabowo, Wakil Ketua Amvesindo.

Ada lima instrumen pembiayaan dan penyertaan modal ventura. Hanya, Jefri menuturkan, hanya tiga instrumen yang sering digunakan: obligasi konversi, penyertaan saham, dan pembiayaan. Yang terbesar ialah pembiayaan sebanyak 60% dari total pembiayaan dan penyertaan modal ventura.

Tahun lalu, pembiayaan modal ventura tumbuh 23% dibanding tahun sebelumnya. Raihan ini berkat keberpihakan regulasi pemerintah ke UMKM. "Ini juga yang membuat kami lebih yakin ke depan," ujar Jefri yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur Astra Ventura.

Nah, bagi yang ingin mencari pembiayaan dari modal ventura, berikut tawaran Astra Ventura dan Celebes Ventura:

  • Astra Ventura

Perusahaan yang berdiri 1991 silam ini sudah menyalurkan pembiayaan dan penyertaan modal kepada 460 UMKM. Tahun lalu, Astra Ventura mengalirkan modal ke pasangan usaha total Rp 200 miliar.

"Target tahun ini, saya maunya dobel," ucap Jefri. Itu berarti, angkanya mencapai Rp 400 miliar.

Tapi, Astra Ventura hanya memberikan fasilitas pembiayaan dan penyertaan modal ke UMKM yang bergerak di bidang manufaktur. Tentu, yang terkait dengan lini bisnis grup Astra. Misalnya, sektor otomotif dan perkebunan kelapa sawit.

Bagi yang tertarik dengan pembiayaan dari Astra Ventura, pelaku UMKM bisa langsung mengajukan permohonan. Dalam proposalnya, pelaku usaha kecil mesti memuat nilai pembiayaan dan untuk kebutuhan apa: investasi atau modal kerja. "Kami akan respons dengan pertemuan di lokasi pasangan usaha," kata Jefri.

Mengacu ke Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM, Astra Ventura bisa memberikan pembiayaan ke pasangan usaha mulai Rp 250 juta hingga Rp 25 miliar. Jangka waktu pengembaliannya, enam bulan sampai lima tahun.

Astra Ventura bakal memberikan pendampingan untuk memperkuat usaha mitranya, dengan menggandeng Yayasan Dana Bakti Astra dalam pemberian pelatihan dasar. Mereka juga akan fokus pada peningkatan kemampuan pasangan usahanya di bidang keuangan, akses pasar, dan kualitas manajemen. "Kami memiliki 12 program pelatihan dan pendampingan buat mereka," ujarnya.

Dalam pembiayaan ini, Astra Ventura tidak menerapkan pola bagi hasil, melainkan berskema pinjaman produktif. Untuk bunganya, Jefri hanya bilang, besarannya tergantung sektor UMKM dan sumber dana.

  • Celebes Ventura

Induk usaha PT Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance ini menawarkan penyertaan modal ventura kepada pelaku usaha. Tapi, Celebes Ventura atau populer dengan nama Celebes Capital fokus pada industri multifinance, asuransi, otomotif, pertambangan, pertanian, serta infrastruktur.

Punjul Prabowo, Direktur Utama Celebes Ventura, menjelaskan, untuk usaha yang baru berdiri, perusahaannya siap menyuntikkan penyertaan sebesar 50% dari modal awal. Sisanya yang 50% menjadi tanggungan pasangan usaha.

"Artinya, kita sama-sama tanggung risiko, sama-sama punya keyakinan. Kalau kami lebih besar, tentu mitra jadi inferior. Tapi kalau kita sama-sama, malah lebih baik," jelas dia.

Perusahaan yang berdiri 1996 silam ini juga memiliki Divisi Pembiayaan UMKM yang baru terbentuk pada 2009 lalu.

Ingin coba modal ventura?


Reporter Klaudia Molasiarani
Editor S.S. Kurniawan

MODAL VENTURA

Feedback   ↑ x
Close [X]