: WIB    —   
indikator  I  

Perpisahan yang mendatangkan berkah bagi Jenggo

Perpisahan yang mendatangkan berkah bagi Jenggo

KONTAN.CO.ID - Hidung pesek, kerutan kulit wajah dan mimik khas anjing Ras Pug mengantar kesuksesan Muhammad Halilintar Rajawali menjadi pengusaha. Ia membesut My Dog Indonesia yang memproduksi berbagai aksesori bergambar ras anjing tersebut.  

Perpisahan dengan King Kong, anjing Pug kesayangannya ternyata membawa berkah. "Saat memandanginya di malam terakhir sebelum diadopsi, saya pandangi muka dan matanya, muncullah ide usaha," kata Jenggo, panggilan akrab Muhammad Halilintar Rajawali.

Menurutnya, anjing memiliki tuan yang loyal. Penggemar anjing pun banyak. Dari sinilah, dia melihat peluang untuk memasarkan pernak-pernik bertema anjing yang bisa dipakai penggemarnya.  

Pada Oktober 2010, Jenggo mulai menjual kaos sebagai produk pertama My Dog Indonesia. Kaos ini bergambar muka anjing ras. Tak tanggung-tanggung, ia menyiapkan 15 desain kaos berbagai ukuran.  

Namun, tak ingin dianggap sebagai pedagang kaos, Jenggo pun melakukan strategi branding. Melalui media sosial, dia membangun brand sebagai produk kreatif bagi kalangan pecinta anjing.  

Gayung bersambut, satu persatu produknya mulai diminati oleh konsumen. Meski belum booming, laki-laki yang suka memakai kupluk ini terus menambah jenis aksesorinya untuk mewujudkan mimpinya bisa memajangkan karyanya dalam sebuah pameran.

Berkat kerjakeras, keuletan, dan keyakinannya,  November 2012, dia bisa berpartisipasi dalam ajang Dog Show. Kini, produknya pun makin beragam, mulai dari kaos, tas, topi, lukisan, patung, stationery, pin, gantungan kunci, stiker dan lainnya.

Dia pun berhasil menembus pasar di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bali, Batam, Bandung, Surabaya dan Yogyakarta. Untuk memperluas penjualan, selain lewat daring, dia memang menggandeng distributor. "Kebanyakan yang jual daring itu reseller," katanya.

Ingin menembus pasar mancanegara, Jenggo mulai memasarkan produknya melalui marketplace Singapura. Untuk memotong biaya pengiriman, pengiriman dilakukan lewat distributornya yang ada di Batam. Selain Singapura, konsumennya juga datang dari Spanyol dan Jepang.  

Dalam produksi, Jenggo menjalin kerjasama dengan para perajin. Ada 12 perajin di Bandung, Jakarta, dan Sukabumi, Jawa Barat yang membantunya. Dalam sebulan, total produk mencapai 1.800 item.

Desain muka anjing di seluruh produknya hanyalah anjing ras. Alasannya, karakter mukanya khas dan tetap seperti Husky, Beagle, dan Pug. Harga jual produknya mulai Rp 15.000 hingga Rp 450.000 per item.


Reporter Tri Sulistiowati
Editor Johana K.

0

Feedback   ↑ x
Close [X]