: WIB    --   
indikator  I  

Pionir toko online berbasis android

Pionir toko online berbasis android

Belakangan ini, bisnis jual beli lewat internet (e-commerce) di Indonesia semakin tumbuh subur. Ini terlihat dari banyaknya pebisnis yang tertarik memasuki dunia bisnis online atau e-commerce. Tengok saja, sekarang banyak toko maya menjajakan barang dagangannya di internet.  

Fenomena ini tak lepas dari banyaknya pilihan layanan pembuat website bagi para pebisnis yang ingin marambah dunia e-commerce. Namun, sebagai pemilik toko online, tentu saja Anda ingin memiliki kendali penuh secara leluasa kapan dan dimana saja untuk menjalankan bisnis.

Hal itu hanya dimungkinkan bila Anda memiliki aplikasi mobile dalam berbisnis online. Jadi bukan bukan versi desktop. Nah, salah satu startup di Indonesia yang menyediakan layanan pembuat website e-commerce dengan aplikasi mobile adalah Javis Store yang berbasis di Bali.

Untuk membedakan diri dari kompetitor, sejak Maret 2014 Jarvis Store meluncurkan sebuah aplikasi berbasis Android. Aplikasi ini fokus membidik para pelaku usaha kecil menengah  (UKM) yang menggunakan perangkat mobile.

Aplikasi ini sengaja dikembangkan untuk mempermudah akses bagi para pengguna layanannya agar dapat mengelola situs mereka kapan pun melalui smartphone. Peluncuran aplikasi ini juga mengukuhkan Jarvis Store sebagai platform pembuat website e-commerce pertama di Indonesia yang memiliki aplikasi mobile.

Jarivis Store didirikan oleh R. Frianto Moerdowo yang kini menjabat CEO Jarvis Store bersama dua rekannya bernama Gusindra dan Yusida pada tahun 2013. Sebelum mendirikan jarvis Store, ketiga orang ini menyediakan jasa web development saat masih menjadi mahasiswa di HELP University Malaysia.

Menurut Frianto, saat masih fokus menyediakan jasa web development, banyak klien yang minta dibuatkan toko online. "Pada waktu itu untuk membuat toko online lumayan lama, dan harganya juga kami rasa tidak terjangkau untuk UKM," katanya.

Dari situ, ia dan dua rekannya lalu berinisiatif membuat platform toko online yang dapat membantu pelaku UKM memiliki toko online dengan cepat dan terjangkau. "Modal awalnya Rp 30 juta," jelasnya.

Menurut Frianto, awal berdirinya, Jarvis Store hanya beroperasi di desktop. Tapi melihat pertumbuhan pengguna mobile yang pesat, ia memutuskan fokus menggarap pasar mobile.

Ia sengaja meluncurkan aplikasi mobile karena banyak pelaku bisnis kecil menengah menggunakan Android. "Jarvis Store berbeda dengan pemain lain karena bersifat mobile friendly dengan menggunakan aplikasi mobile (Android)," kata Frianto kepada KONTAN, belum lama ini.

Jarvis Store menyediakan fitur utama, seperti statistik pengunjung, manajemen order, foto langsung untuk menambah produk, manajemen produk, manajemen kategori, laporan order, dan laporan produk.

Melalui panel order, pemilik toko dapat dengan mudah melacak semua daftar pemesanan secara lengkap berdasarkan nomor transaksi. Mengubah status pemesanan hanya butuh sekali tap untuk memperbarui status pending menjadi terkirim melalui gadget pribadi mereka.

Sampai saat ini aplikasi mobile Jarvis Store sudah di-download ratusan kali. Jarvis Store sendiri hingga kini telah memiliki lebih dari 3.000 pengguna terdaftar. Sementara melalui panel produk, para pemilik toko dapat mengunggah foto yang diambil langsung melalui media gadget mereka dan dalam waktu relatif singkat, pengunjung dapat melihat koleksi dagangan terbaru.

Supaya pengunjung mendapatkan yang mereka cari secara cepat, barang dagangan bisa disortir sesuai tipe melalui panel kategori. Jika pemilik toko ingin mengetahui produk apa yang paling banyak dilihat dan dipesan atau mungkin ingin memahami daerah yang paling banyak melakukan pemesanan dan pengiriman, Jarvis Store merangkum hal tersebut dalam kontrol di panel laporan order dan laporan produk.

Dengan ini para pemilik toko tidak harus menggunakan komputer untuk mengawasi dan mengelola toko mereka dan dapat memantau kapan saja. Jarvis Store sendiri merupakan juara Indigo Incubator 2013 yang diselenggrakan Telkom.  Sebagai pemenang, startup yang telah berbadan hukum PT Mora Pratama Kreasindo ini resmi mendapatkan pre-seed funding dari PT Telkom.

Tarif layanan

Jarvis Store menyediakan layanan pembuatan toko online instan dengan harga terjangkau. Frianto bilang, masyarakat hanya perlu menyediakan produk yang akan dijual dan metode pembayarannya saja.

Selebihnya akan ditangani oleh tim Jarvis Store. Jarvis Store juga menawarkan desain premium untuk pengguna yang ingin toko online-nya tampil lebih menarik. "Desain tokonya bisa custom," ujarnya.

Jarvis Store menetapkan empat paket harga layanan, yaitu starter, premium, ultimate, dan free. Pertama, paket starter dikenakan biaya Rp 99.000 per bulan dan mendapatkan space berjualan 200 produk dengan 500 mega  byte (mb) storage.

Kedua,  paket premium dengan tarif Rp 199.000 per bulan, dengan fasilitas hampir sama dengan paket starter. Hanya bedanya, pengguna mendapatkan 1.000 space produk untuk berjualan dengan 1,5 giga byte (gb) storage.

Ketiga, paket ultimate dengan tarif Rp 499.000 perbulan, dengan fasilitas free premium templete, free desain logo, custome templete, dan 4 gb storage Terakhir paket trial gratis selama 30 hari untuk 20 produk space dan mendapat 35 mb storage.


Reporter Izzatul Mazidah
Editor Havid Vebri

START UP

Feedback   ↑ x
Close [X]