PELUANG USAHA
Berita
Renyahnya Laba dari Usaha Keripik Pisang Khas Lampung

Renyahnya Laba dari Usaha Keripik Pisang Khas Lampung


Telah dibaca sebanyak 3161 kali
weekend-keripik-pisangPASOKAN pisang yang melimpah di Lampung memang menjadi alasan pertama mengapa Juanda menekuni usaha keripik pisang. Sebelum berbisnis keripik pisang empat tahun lalu, lelaki berusia 46 tahun ini lebih dulu menggeluti usaha keripik singkong. Namun usaha yang sudah dijalaninya cukup lama tersebut tidak juga berkembang. "Lalu saya berpikir, kenapa tidak mengembangkan produk keripik pisang saja," tutur Juanda. Kini, Juanda telah menjadi salah satu produsen keripik pisang yang cukup ternama di Lampung. Merek produknya adalah Panda Tirai. "Nama ini saya pilih agar mudah dikenal dan familiar di masyarakat lokal maupun keturunan China," katanya Kini pria kelahiran Cirebon ini bisa memproduksi 2,5 kuintal keripik pisang setiap hari. Untuk membuat keripik sebanyak ini, Juanda menghabiskan bahan baku pisang sebanyak 1 ton. Jenis pisang yang ia gunakan adalah pisang ambon dan kepok. Harga beli pisang di Lampung saat ini sekitar Rp 1.500 per kilogram. Menurut Juanda, usia pisang yang paling baik untuk dibikin keripik adalah 60 hari. "Kalau terlalu tua, pisang berlendir. Kalau terlalu muda berasa sepat," jelasnya. Sama seperti kebanyakan pengusaha keripik pisang di Lampung, Juanda juga menghasilkan keripik pisang dengan variasi rasa asin, manis, coklat, dan keju. Adapun proses pembuatannya, pertama-tama pisang diserut alias diiris tipis-tipis. Untuk penyerutan ini, Juanda menggunakan alat serut sederhana dan manual, tidak memakai mesin. Dengan cara ini, keripik buatannya bisa panjang-panjang mengikuti bentuk pisang. Lalu irisan pisang mentah direndam dalam air gula atau garam sebelum digoreng.  Khusus untuk keripik rasa coklat atau keju, pemberian serbuk coklat atau keju dilakukan setelah digoreng. Untuk proses penggorengan, seperti produsen keripik di Lampung pada umumnya, Juanda juga memakai minyak kelapa. Minyak kelapa itupun digunakan maksimal dua kali menggoreng agar keripik  tidak cepat tengik dan bisa tahan hingga 5 bulan. Dalam sebulan, Juanda melakukan produksi selama 25 hari. Dibantu 20 pekerjanya, Juanda menghasilkan sekitar 6,25 ton keripik pisang aneka rasa setiap bulannya . Juanda mengemas keripik buatannya  itu dalam kemasan ukuran 300 gram dan 500 gram. Harga jualnya bervariasi tergantung rasa. Juanda melepas keripiknya kepada agen dan distributor dengan harga Rp 10.000 - Rp 12.500 untuk kemasan 300 gram. Adapun harga keripik kemasan 500 gram sekitar p 15.000 - Rp 25.000. Di toko ritel dan rumah makan, harga jualnya Rp 20.000 - Rp 35.000 per kilogram. Selain memasarkan keripik pisangnya lewat pertokoan, rumah makan, dan minimarket di wilayah Lampung, Juanda juga menyuplai agen dan distributor di Medan, Pekanbaru, Jakarta, dan Depok. "Produksi saya selalu terserap pasar, bahkan kadang belum selesai produksi sudah ada buyer menunggu," ujarnya. Dengan jangkauan pemasaran yang lumayan luas itu, Juanda berhasil meraup omzet Rp 187,5 juta per bulan. Dari omzet sebanyak ini, dia mengaku mengambil keuntungan sekitar 25%-30%. Artinya, minimal ia bisa meraih laba Rp 46 juta. Juanda yakin prospek usahanya cukup bagus karena konsumen keripik pisang selalu ada. Apalagi Pemda Lampung sangat mendukung usaha keripik pisang yang merupakan oleh-oleh khas Lampung. Selain itu, dia juga tak perlu khawatir soal bahan baku. "Harga pisang stabil karena pasokannya berlimpah di sini," ujar Juanda.
Sumber:
Telah dibaca sebanyak 3161 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Peringatan Hari Nusantara di Lampulo Aceh 13 Desember

    +

    Rencananya acara akan berlangsung pada 13 Desember 2015 di Pelabuhan Lampulo, Banda Aceh. Rangkaian kegiatan pengisi acaranya meliputi beberapa seminar seperti Peringatan Hari Kelautan Dunia (World Ocean Day)

    Baca lebih detail..

  • Bon Jovi Live Concert 11 September

    +

    Penantian 20 tahun penggemarnya di Indonesia akan terjawab dalam konser yang akan berlangsung 11 September 2015

    Baca lebih detail..

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: berita

    Filename: all_kanal/list_berita.php

    Line Number: 2

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: all_kanal/list_berita.php

    Line Number: 2