PELUANG USAHA
Berita
Sentra cupang Slipi, tempat yang asyik untuk berburu (1)

SENTRA IKAN CUPANG HIAS SLIPI

Sentra cupang Slipi, tempat yang asyik untuk berburu (1)


Telah dibaca sebanyak 20317 kali
Sentra cupang Slipi, tempat yang asyik untuk berburu (1)

Sentra ikan cupang hias Slipi, Jakarta Barat, bisa menjadi rujukan Anda berburu ikan bernama Latin Betta splendens ini. Di sentra yang berdiri sejak Desember 2007, banyak beragam ikan cupang hias dari pelbagai jenis dan tingkatan (grade), mulai dari yang harganya hanya Rp 5.000 per ekor hingga Rp 7 juta per ekor.

Anda penggemar berat ikan cupang hias? Silakan datang dan berburu di sentra ikan cupang hias Slipi, Jakarta Barat. Letak persisnya, di Jalan KS Tubun III Dalam RT 001/04 No 39.

Dulunya, sentra yang diresmikan pada 16 Desember 2007 lalu itu menjual pelbagai jenis ikan hias, tidak cuma cupang saja. Tapi sekarang, sentra yang dikelola Koperasi Pengusaha Ikan Hias Kota Bambu Slipi (Kobapi) ini hanya melego ikan cupang.

Sistem yang diterapkan sentra tersebut adalah, membeli bibit ikan cupang hias dari para pembudidaya yang telah bergabung dalam Kobapi, yang saat ini berjumlah 47 orang. Ikan cupang anakan yang panjangnya masih 2 sentimeter (cm) dibeli dengan harga Rp 1.500 per ekor. "Tidak ada kuota maksimal jumlah ikan yang boleh dijual ke kami dalam sebulan," ujar M. Yamin Umar, pengelola sentra yang nama resminya Sentra Promosi dan Pemasaran Ikan Hias Slipi, Jakarta Barat.

Dalam sebulan, sentra ini bisa membeli sekitar 2.000 bibit ikan cupang hias dari pembudidaya. Kemudian, ikan yang masuk dalam famili Anabantidae (Labirynth fisher) ini dibudidayakan selama tiga bulan, sebelum dijual lagi ke konsumen.

Sarana dan prasarana di sentra ikan cupang hias Slipi disediakan oleh Pemerintah Kotamadya Jakarta Barat. Misalnya, aquarium display sebanyak 600 unit, 100 pompa air kecil, dan dua tabung oksigen.

Sentra yang berdiri di atas lahan seluas 800 meter persegi ini menjual sekitar 6.000 ikan cupang hias dari pelbagai grade dan jenis. Ada enam jenis ikan cupang hias yang diklasifikasikan lagi. Contohnya, serit, yakni warna dasar terang, warna gelap, warna hitam, warna kombinasi, warna bebas, warna maskop, dasar merah, warna cooper. Lalu, Halfmooon, yaitu warna dasar merah, warna dasar terang, warna dasar gelap, warna kombinasi, warna bebas terang, warna bebas gelap, warna cooper hitam, warna marble, dragon.

Untuk grade-nya ada tiga macam. Pertama, Grade A. Biasanya, ikan cupang hias tingkatan ini untuk kontes. Cirinya, warna cerah dan bukaan (tingkat pengembangan ekor) mencapai 180 derajat. Harganya, mulai dari Rp 250.000 sampai Rp 7 juta. Dalam sebulan, sentra Slipi berhasil menjual sekitar 30 ekor ikan dari kelas ini. Kedua, Grade B. Harganya, berkisar antara Rp 50.000 sampai Rp 200.000. Ketiga, Grade C. Cirinya, buntut biasanya rusak dan seritnya tercabik-cabik. "Ini adalah cupang murahan," ungkap Yamin. Harganya sekitar Rp 3.000 - Rp 5.000 per paket isi 100 ekor cupang.

Yamin mengatakan, setiap hari sentra ikan cupang hias Slipi buka mulai jam 8 pagi sampai 20.00 malam. "Puncak ramainya mulai pukul satu siang pada hari libur. Per hari bisa dikunjungi 100 orang," ujarnya. Tapi, kalau sedang ada kontes, pengunjungnya bisa lebih banyak lagi.

Ahmadi, Ketua Komunitas Pengusaha Ikan Hias Kobapi, mengatakan, para pembudidaya ikan cupang hias sangat bersyukur dengan kehadiran sentra ini. Sebab, "Kami selalu bisa menyalurkan hasil produksi secara pasti, ketimbang kami harus mencari-cari pembeli sendiri," kata Ahmadi.

(Bersambung)

Editor: Tri Adi
Telah dibaca sebanyak 20317 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..