PELUANG USAHA
Berita
Sentra kerajinan kulit Garut: Mengandalkan pasar bikers dan instansi (2)

SENTRA KERAJINAN KULIT, GARUT

Sentra kerajinan kulit Garut: Mengandalkan pasar bikers dan instansi (2)


Telah dibaca sebanyak 4046 kali
Sentra kerajinan kulit Garut: Mengandalkan pasar bikers dan instansi (2)

Jaket kulit banyak diminati pengendara sepeda motor alias bikers dan instansi. Pasar inilah yang banyak dilirik perajin kulit di Sukaregang, Garut, Jawa Barat. Selain jaket, produk pelengkap bikers lain juga laris manis. Tas kulit juga tak sepi peminat. Cuma, perajin harus mencari pasar yang tepat agar bisa meraup untung besar.

Sekitar 90 perajin menghuni sentra kerajinan kulit Sukaregang, Kabupaten Garut. Salah satunya Dedie Supriadi yang sudah berbisnis kerajinan kulit sejak tahun 1990-an. Berawal dari produksi kerajinan kulit kecil-kecilan, Dedie atau sering dipanggil Nanang saat ini telah memiliki usaha kulit yang cukup mapan.

Dulu, Nanang hanya membuat kerajinan, seperti gantungan kunci, dompet, dan sabuk. Barang-barang itu ia bikin dari bahan baku limbah kulit asal Yogyakarta. "Ternyata, limbah bisa jadi duit. Saya coba geluti dan bertahan," katanya.

Nanang membuka toko dengan nama Bikers di Jalan Ahmad Yani, Garut. Ia mencoba fokus pada segmen pengendara sepeda motor alias bikers. Perlengkapan bikers dia buat, semisal jaket dan sarung tangan. "Karena saya senang moge (sepeda motor gede)," ujar dia.

Jika dulu Nanang mengandalkan bahan baku limbah kulit, sekarang dia memakai kulit sapi sebagai bahan baku. Kulit sapi dipilih lantaran lebih tebal dibandingkan dengan kulit kambing.

Walau harus berhadapan dengan banyak pesaing, Nanang mengklaim jaket kulitnya lebih unggul karena dibuat khusus untuk bikers. Tak hanya warna hitam dan cokelat, ia juga berinovasi dengan warna merah menyala dan cokelat muda.

Nanang juga membuat sepatu bot kulit dan sarung tangan kulit untuk bikers. Harga sepatu bot Rp 150.000 sepasang. Namun, karena proses produksi yang rumit, pembuatan sepatu bot tidak berlangsung lama. Pada 1995, ia pun berhenti membuat sepatu bot kulit.

Untuk memenuhi permintaan konsumen, Nanang memesan sepatu bot dari perajin asal Cibaduyut, Bandung. Tak hanya sepatu bot berbahan kulit sapi, beberapa bikers juga kerap memesan sepatu bot dari kulit reptil, seperti biawak, ular, dan kadal. "Saya harus mencari bahan di Yogyakarta, lalu saya kirim ke Bandung untuk dibuat sesuai dengan pesanan," katanya. Sepasang sepatu bot dari kulit reptil dijual seharga Rp 1,5 juta hingga Rp 1,8 juta.

Nanang juga banyak mendapat pesanan dari komunitas bikers. Tiga kali setahun ia kebanjiran order dari komunitas ini, seperti Tiger Asosiasi Bandung. "Sekali pesan bisa 1.000 jaket," ungkapnya.

Nanang pun memasok produknya ke beberapa toko di kota lain, seperti One Freedom di Jalan Raya Tajur, Bogor dan toko jaket di Makassar. Dalam sebulan ia mengirim 100 jaket ke Bogor dan 30 sampai 40 jaket ke Makassar. Bahkan, dua kali setahun ia menyuplai 300 sarung tangan ke Italia untuk hand protector bela diri.

Kalau Nanang fokus ke produk perlengkapan bikers, Erlan Firdaus, pemilik Dakifti, menyasar tas kulit. Soalnya, "Tas kulit cukup digemari selain jaket," katanya. Dalam sebulan, setidaknya 40 tas kulit Firdaus terjual.

Walau fokus ke tas, Firdaus juga membuat jaket kulit dengan membidik pasar institusi. Ia mengaku pernah mendapat pesanan jaket dari Polda Jawa Barat. Ia juga pernah memperoleh order pembuatan 300 jaket dari Polisi Perairan Jawa Barat. "Asal bisa berinovasi dan mencari pasar yang tepat, industri kulit akan menguntungkan," ujar dia.

(Bersambung)

Editor: Tri Adi
Telah dibaca sebanyak 4046 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..