PELUANG USAHA
Berita
Sentra Sepeda Bekas: Berburu sepeda murah (1)

SENTRA SEPEDA BEKAS DI JALAN MALABAR, BANDUNG

Sentra Sepeda Bekas: Berburu sepeda murah (1)


Telah dibaca sebanyak 9842 kali
Sentra Sepeda Bekas: Berburu sepeda murah (1)

Selain mal dan pusat perbelanjaan besar, di Kota Bandung, juga banyak terdapat pasar loak yang menjual aneka barang bekas. Salah satunya adalah pusat penjualan sepeda bekas di Jalan Malabar.

Pusat penjualan sepeda bekas ini tak jauh dari Pasar Kosambi, Bandung. Kendati tidak begitu besar, sentra sepeda bekas ini sudah kesohor hingga keluar kota.

KONTAN sempat menyambangi sentra sepeda bekas ini pada Sabtu (10/11). Para pedagang menata rapi sepeda di sepanjang trotoar jalan.

Jenis sepeda yang dijual cukup beragam. ada sepeda ontel yang ukurannya besar, sepeda khusus anak-anak, sepeda remaja, hingga sepeda santai. "Di sini, kami menjual sepeda, mulai yang paling terbaru hingga yang paling kuno," ujar Asep Tohamusli, salah seorang pedagang sepeda di sentra ini.

Asep bilang, sentra penjualan sepeda bekas di Jalan Malabar sudah sangat tua. Seingatnya, sentra ini sudah ada sejak tahun 1948. Saat itu, jumlah pedagang hanya ada dua orang sampai tiga orang.

Kebetulan, salah seorang dari mereka adalah orang tua Asep sendiri. Menurut Asep, tahun 1948-an, sepeda termasuk jenis kendaraan yang sedang ngetren.

Sebab, saat itu, kendaraan roda dua lain, seperti sepeda motor, masih belum begitu dikenal. Kalau pun ada, harganya sangat mahal dan hanya dimiliki oleh kalangan menengah atas.

Asep sendiri mulai berjualan sepeda sejak tahun 1972. Awalnya, lokasi jualannya bukan di Jalan Malabar. Baru pada tahun 1990-an, ia mulai berjualan sepeda di Jalan Malabar.

Dalam sehari, Asep bisa menjual sebanyak lima hingga sepuluh unit sepeda, dengan omzet sekitar Rp 1,5. Asep menjual mulai sepeda anak-anak hingga orang dewasa. Harganya juga beragam, mulai Rp 100.000 hingga di atas Rp 1 juta.

Bahkan, ada sepeda yang harganya Rp 3 juta, tapi jumlahnya tidak banyak. Selain itu, harga sepeda di tempat ini masih ditawar.

Pedagang lainnya, Yayan, sudah berjualan sepeda di Jalan Malabar sejak tahun 1990-an. Selain sepeda bekas, ia juga menjual sepeda baru. Sepeda tersebut dibanderol mulai harga Rp 300.000 hingga Rp 1 juta per unit.

Dalam sehari, Yayan bisa menjual sebanyak tiga hingga lima sepeda, dengan omzet mencapai Rp 500.000 hingga Rp 1 juta. "Di sini, selalu ada konsumen," ujarnya.

Yayan bilang, harga sepeda di sentra ini tergolong murah dibandingkan tempat lainnya. Makanya, banyak orang tertarik datang dan mencari sepeda di kawasan ini. Apalagi, sentra sepeda di Jalan Malabar ini memang sudah kesohor sejak dulu.

Eko Gunarto, salah seorang konsumen mengaku suka mencari sepeda di Jalan Malabar karena harganya cukup miring. Bila dibandingkan di toko sepeda, selisih harganya bisa lebih murah sekitar 30%.

Selain murah, pilihan sepedanya juga banyak. "Saya lagi mencari sepeda mini buat anak saya," ucapnya.       

(Bersambung)

Editor: Havid Vebri
Sumber: Kontan 17/12/2012
Telah dibaca sebanyak 9842 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..