PELUANG USAHA
Berita
Sukses di pempek, Kemas rambah makanan bayi (3)

INSPIRASI KEMAS FIRMANSYAH

Sukses di pempek, Kemas rambah makanan bayi (3)


Telah dibaca sebanyak 2279 kali
Sukses di pempek, Kemas rambah makanan bayi (3)

Kendati telah sukses di bisnis pempek, Kemas Firmansyah tetap rajin melihat peluang usaha lain. Kini, ia kembali merambah bisnis jual beli mobil. Sebelumnya, dia pernah terjun ke bisnis ini pada tahun 2004. Setahun berjalan, usahanya itu bangkrut. Namun, Kemas mengaku tak jera untuk kembali merambah bisnis jual beli mobil ini.

Hanya, saat ini dia belum memiliki showroom khusus jual beli mobil. "Jadi, saya jual mobil satu per satu langsung kepada konsumen," kata Kemas.

Meski demikian, ke depan ia tetap berencana untuk membuka showroom mobil lagi. Untuk itu, Kemas akan mengajak beberapa investor. Dengan berkongsi, dia tidak akan sendirian mengelola bisnis ini.

Bila bangkrut, Kemas pun tidak akan menanggung kerugian terlalu besar. Jadi, risiko usaha ditanggung bersama investor. Menurutnya, sistem ini jauh lebih baik dibandingkan dengan membuka bisnis sendiri.

Selain kembali menggarap bisnis jual beli mobil, ia juga akan melebarkan sayap usahanya di bisnis makanan. Yakni, merambah bisnis makanan sehat khusus bayi dan anak-anak. Bila tak ada aral melintang, bisnis ini akan Kemas launching pada September tahun ini, dengan nama Super Barin Food.

Sejatinya, Kemas sudah merintis usaha ini sejak dua tahun terakhir dengan sistem katering. Kalau nanti sudah resmi diluncurkan, ia akan langsung menawarkan kemitraan usaha kepada investor yang berminat.

Kemas menjelaskan, makanan yang dipasarkan itu dia produksi khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi otak bayi dan anak-anak. Makanya, ia mengklaim, pembuatan makanan itu tidak menggunakan bahan kimia. "Kami bikin kandungan gizi makanan ini tinggi dan berguna bagi kecerdasan anak-anak," papar Kemas.

Selain makanan khusus bayi dan anak-anak, Kemas juga akan memproduksi makanan sehat untuk orang dewasa. Makanan ini dia klaim bisa memperkuat daya ingat seseorang. "Kami memiliki seorang dokter yang paham soal gizi makanan, sehingga produk makanan ini terjamin kualitasnya," ujarnya.

Meski sibuk mengembangkan bisnis, Kemas tetap memilih bekerja di salah satu perusahaan otomotif di Jakarta dengan jabatan yang ia pegang saat ini: sales manager.

Kemas menuturkan, kecintaannya pada dunia otomotif membuatnya tetap memilih menjadi karyawan perusahaan otomotif. Sedang, usaha yang sudah dia rintis diserahkan pengelolaannya ke orang-orang profesional.

Ia hanya mengawasi dan memberikan masukan kalau ada yang tidak sesuai dengan keinginannya. Walau tetap bekerja di perusahaan otomotif, jiwa Kemas tetaplah seorang pengusaha.

Menurut Kemas, seorang pengusaha harus memiliki mental pantang menyerah terhadap segala kesulitan yang menghadangnya. "Sebab, setiap persoalan yang muncul, pasti ada jalan keluarnya," katanya.

Seorang pengusaha juga harus berani melangkah agar bisnisnya bisa tumbuh. Tapi, ada kalanya pengusaha mengesampingkan pertimbangan rasional untuk meraih sukses.


(Selesai)

Editor: Tri Adi
Telah dibaca sebanyak 2279 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..