kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • EMAS590.870 -0,68%

Tekun menyusun sukses dari sepatu berbahan alami

Sabtu, 31 Maret 2018 / 11:10 WIB

Tekun menyusun sukses dari sepatu berbahan alami



KONTAN.CO.ID - Menciptakan produk yang berbeda serta unik, menjadi salah satu poin wajib bagi pengusaha bila ingin mencuri perhatian pasar. Inilah yang Ningsih lakukan. Perempuan 35 tahun ini membuat sepatu berbahan enceng gondok sejak 2014 lalu. Ia memberi nama produknya Pineapple Shoe.  

Tak hanya enceng gondok, ia juga mengembangkan sepatu dari kulit ikan. Ide kreatifnya pun terus mengalir. Ia memakai kain tradisional, seperti tenun, songket, dan batik. Termasuk memadukan seluruh bahan alam tersebut agar produknya terlihat lebih menarik.  

Keunikan ini berhasil mengundang minat pasar domestik dan internasional. Selain sejumlah kota di Indonesia, produk Pineapple Shoe laris mengisi pasar Meksiko, Jerman, Malaysia, Vietnam, dan Hongkong.

Tidak hanya itu, sepatu buatannya juga digandrungi oleh kalangan artis, sebut saja Rio Dewanto, Irfan Hakim, Dewi-Dewi, Andre Taulani dan Surya Saputra.

Dalam sebulan, Ningsih bisa memproduksi hingga 1.000 pasang sepatu. Saat ini, dia mempekerjakan 12 orang karyawan yang membantunya dalam proses produksi.

Sempat menjalin kerjasama dengan salah satu peritel asal negeri gingseng Korea, kini Ningsih memilih untuk memasarkannya melalui media digital. Maklum saja, gaya berbelanja konsumen sudah bergeser dari offline ke online.

Ia menawarkan Pineapple Shoe lewat akun media sosial, seperti Instagram. Produknya pun makin dikenal. Alhasil, makin banyak konsumen yang memesan sepatu dalam jumlah besar.

Harga produk Pineapple Shoe ini mulai dari Rp 150.000 sampai Rp 2 juta per pasang. Ningsih mengaku dalam sebulan total penjualan mencapai ratusan juta.

Untuk menjaga kualitas produknya, ibu tiga anak ini memperhatikan proses produksi serta kualitas bahan baku. Dia menjalin kerjasama dengan beberapa pemasok kulit ikan, sapi, kambing dan bahan lainnya untuk memenuhi seluruh kebutuhan saban bulannya. "Untuk kain tenun, songket, dan batik biasanya saya suka hunting sendiri waktu ke luar kota," katanya pada KONTAN, Selasa (13/3).                         


Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

PROFIL PENGUSAHA

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0613 || diagnostic_web = 0.2868

×