kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • EMAS590.870 -0,68%

Tekun menyusun sukses dari sepatu berbahan alami

Sabtu, 31 Maret 2018 / 11:10 WIB

Tekun menyusun sukses dari sepatu berbahan alami



Sepatu Ningsih melangkah sampai pasar dunia

Hobi mengoleksi sepatu sejak remaja dan sering kesulitan menemui model yang unik, mendorong Ningsih berbisnis sepatu. Bermodal Rp 50 juta, duit tabungannya, dia mewujudkan mimpinya.

Ningsih belajar membuat sepatu secara autodidak. Ia mengumpulkan banyak literasi untuk menciptakan produk yang berbeda.

Namun, niatnya berbisnis sepatu ini sempat mendapatkan tentangan dari orangtuanya. Maklum, Ningsih tak punya pengalaman berbisnis. Orangtua lebih menginginkan dirinya menjadi karyawan.

Dengan keyakinan kuat, ibu tiga anak ini mulai mencari perajin sepatu. Setelah itu, dia mengumpulkan bahan baku dan mulai produksi. Ningsih mengutamakan detil produksi, seperti mengukur kerekatan serta ketahanan sepatu terhadap udara luar.

Saat berinovasi dengan produk kulit ikan, dia belajar pada salah satu profesor di Institut Teknologi Bandung. Namun, saat mempraktekkannya di rumah, Ningsih menemui kegagalan, karena tak menggunakan mesin. Lantas, dia pun memutuskan untuk meminjam mesin.

Meski sudah memenuhi unsur unik dan kreatif, kedua hal itu tak menjamin produknya mudah diterima pasar dalam negeri. Bahkan, sepatunya pernah ditawar Rp 50.000 per pasang oleh konsumen, saat ikut pameran di lingkungan Istana Negara. "Saya kesal karena mereka seakan tak menghargai kreativitas dan hasil karya," tutur Ningsih. Saat itu, dia mematok harga jual produknya Rp 350.000 per pasang.

Tidak juga disambut baik, Ningsih meminta bantuan member Dewi-Dewi untuk mempromosikan sepatu kulit ikannya. Lantaran respon dari konsumen lokal tak kunjung baik, dia pun mengincar konsumen dari luar negeri. Ia pun rajin mengikuti pameran skala internasional, seperti di Meksiko dan Jerman. Dari dunia internasional ini, Pineapple Shoe justru mendapat pengakuan. Pesanan sepatu pun berdatangan dari sejumlah buyer.   

Kendala yang dihadapinya saat usahanya baru berdiri adalah karyawan yang tidak sanggup untuk membuat sepatu dari kulit ikan. Materialnya yang berukuran kecil membutuhkan tingkat ketelitian dan ketelatenan untuk menciptakan lembaran kulit ikan siap pakai.         


Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

PROFIL PENGUSAHA

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0657 || diagnostic_web = 0.2925

×