kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • EMAS590.870 -0,68%

Tersengat laba budidaya si hitam beracun

Minggu, 13 Mei 2018 / 11:10 WIB

Tersengat laba budidaya si hitam beracun



KONTAN.CO.ID - Sebagian masyarakat pasti menganggap kalajengking sebagai hewan yang mengancam keselamatan karena racunnya. Namun siapa sangka jika pidato Presiden Jokowi beberapa pekan lalu membuat masyarakat heran. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyebut jika harga racun kalajengking lebih mahal dari harga emas. Harga per liter racun kalajengking konon dibanderol sampai US$ 10,5 juta atau setara Rp 145 miliar.

Ternyata binatang kecil yang memiliki sengatan cukup tajam ini punya penggemar sendiri di Indonesia. Meski tak semua masyarakat menggemarinya,  hewan ini sangat populer di antara anggota Komunitas Pecinta Kalajengking Indonesia (KPKI). "Saya pribadi malah tidak tahu kalau harga racun kalajengking mahal. Selama ini saya ternak kalajengking lebih karena hobi, suka dengan kalajengking sejak kuliah," tutur Seno Arifansyah, anggota KPKI sekaligus pemilik Scorpion Shop. Ia beternak kalajengking sejak 2013 lalu.  

Pria berdomisili di Jakarta Barat ini membudidayakan beberapa jenis kalajengking seperti asean forest scorpion, emperor scorpion, hottentotta dan centruroides nigrescens. Seno bilang, harga kalajengking anakan miliknya mulai Rp 35.000- Rp 60.000 per ekor. Sedangkan, kalajengking ukuran dewasa dibanderol Rp 150.000-Rp 500.000. "Harga tergantung umur, ukuran dan jenisnya. Emperor scorpion dan cetruroides biasanya yang harganya tinggi, paling laku juga dikalangan kami," ujar Seno. Selama ini, konsumennya selama ini masih berasal dari kalangan hobbies atau kolektor kalajengking.

Bisnis budidaya kalajengking yang berawal dari hobi juga dilakukan oleh Ahamad Gufron asal Jogja. Sama seperti Seno, Ahmad beternak kalajengking sejak tahun 2013. "Awalnya saya takut, tapi  ternyata kalajengking tidak seseram yang dianggap orang. Ada jenis yang tidak membahayakan," jelasnya

Ahmad juga beternak beberapa jenis kalajengking seperti asean forest scorpion dan hottentotta. Ia mengatakan jika dua jenis kalajengking tersebut relatif jinak dibanding jenis lainnya.

Ahmad menjual kalajengking anakan mulai Rp 25.000 per ekor. Sedangkan, yang dewasa mulai Rp 100.000 per ekor. "Dua jenis kalajengking yang saya ternakan relatif murah karena populer dan mudah didapat," ungkapnya.

Baik Ahmad maupun Seno sama-sama mengatakan jika permintaan kalajengking memang terus meningkat dari tahun ke tahun. Meski demikian, mereka tidak bisa memastikan bisa menjual berapa ekor kalajengking saban bulannya. "Jumlah yang dijual per bulan sebenarnya tidak tentu. Kadang bisa tidak jual sama sekali. Kalau ramai ya bisa sampai 60-70 ekor," kata Ahmad.                          


Reporter: Elisabeth Adventa
Editor: Johana K.

PETERNAKAN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0506 || diagnostic_web = 0.2891

×