: WIB    —   
indikator  I  

Terus berinovasi dan melayani dengan maksimal (3)

Terus berinovasi dan melayani dengan maksimal (3)

Menjalankan bisnis yang belum lazim di Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi Antonius Taufan. Ia harus mematangkan konsep produk serta memperkenalkan apa yang dia jual kepada masyarakat. Namun, usaha yang dikerjakan dengan sepenuh hati tentu akan diperjuangkan sekuat tenaga agar terus maju. Inilah yang membuat Taufan bertekad untuk terus mengembangan Fokado, jasa yang menawarkan pengalaman unik kepada kliennya.

Taufan mengklaim usaha yang ia jalani ini baru satu-satunya di Indonesia. Selain tertantang untuk memperkenalkan jasa ini ke publik, menjadi pionir usaha ini juga membawa keuntungan baginya. Sebab, minimnya kompetitor membuat ruang gerak bisnisnya menjadi lebih leluasa. "Meski begitu, kami terus melakukan inovasi produk," kata dia.

Kendala kecil yang menjadi masalah dalam mengembangkan usaha ini adalah mencari sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kriteria yang dia inginkan. Untuk dapat bergabung dengan tim Fokado, kriteria yang ditetapkan Taufan adalah orang yang mempunyai gairah yang sama di bisnis ini. "Ternyata cukup sulit untuk menemukan orang seperti itu," kata Taufan.

Maklum saja, seiring dengan perkembangan bisnisnya yang semakin maju, Taufan harus terus menambah pegawai. Saat ini, Fokado telah memiliki sekitar 25 karyawan, meningkat pesat dari tiga orang karyawan ketika Fokado pertama kali berdiri.

Rencana ke depan, Taufan masih ingin fokus mengembangkan bisnis dengan memberikan inovasi-inovasi baru. "Rencananya pertengahan tahun akan ada satu inovasi produk baru untuk Fokado," ujar Taufan tanpa bersedia menjelaskan detil produk baru tersebut.

Dia bilang, kunci sukses agar bisnis seperti ini terus berkembang adalah cermat menangkap keinginan target pasar yang diincar. Salah satu cara agar dia bisa selalu dekat dengan konsumen adalah dengan menyediakan media bagi konsumen untuk berkeluh kesah. Nah, selama ini Taufan menyediakan akun Twitter dan Facebook resmi milik Fokado bagi masyarakat untuk mengirimkan pendapatan dan masukan. Pada media sosial ini juga, para pelanggan yang kurang puas dengan pelayanan Fokado bisa menyampaikan kritik. "Media sosial menjadi seperti costumer service," ujar Taufan.

Selain itu, pelayanan yang prima juga menjadi salah satu penentu agar konsumen terus menggunakan jasanya. Jika pada prosesnya klien tidak menyukai apa yang telah disiapkan, tim Fokado akan dengan sigap menyesuaikan dengan keinginan klien. Intinya, kepuasan konsumen menjadi prioritas utama bisnis Fokado.

Meski telah mencecap keuntungan yang tidak sedikit dari bisnis yang sudah dia rintis sejak 2011 ini, Taufan tetap terus mengembangkan potensi diri. Sebagai pengusaha muda, Taufan masih merasa perlu menambah ilmu bidang kewirausahaan. Salah satu caranya dengan mengikuti forum-forum diskusi entrepreneurship.

Taufan berharap, dengan adanya Fokado, tradisi memberi kejutan kepada orang terkasih akan semakin meluas dan berkembang di Indonesia.    n

 (Selesai)


Reporter Tri Sulistiowati
Editor Rizki Caturini

PROFIL ANTONIUS TAUFAN

Feedback   ↑ x