: WIB    --   
indikator  I  

Yuk, menyikat kerumunan rezeki makaroni

Yuk, menyikat kerumunan rezeki makaroni

Sepertinya camilan makaroni sekarang lagi zaman. Coba lihat deh, gerai makaroni selalu ramai dikerumuni sama pembeli. Artinya, banyak orang yang menggemari penganan ini. Artinya lagi, duit menghampiri pemilik usaha ini juga banyak.

Habis, makaroni yang zaman dulu hanya buat campuran sop atau sayur lainnya, sekarang bisa diolah menjadi camilan yang mandiri. Makaroni digoreng kemudian diberi bumbu, tinggal menjajakan. Gampang bukan.

Bagi yang mau usaha camilan makaroni tapi enggak mau repot, coba saja simak kemitraan waralaba yang ditawarkan.  Sebenarnya ada banyak kemitraan makaroni, namun kali hanya ditampilkan empat kemitraan makaroni.


Makaroni Gokil Kang Odoy    

Makaroni Gokil Kang Odoy bersdiri pada 21 Agustus 2016 dan langsung menawarkan kemitraan sebulan kemudian.  Ada dua paket investasi yang ditawarkan. Pertama, paket senilai Rp 3,5 juta. Mitra akan mendapat booth, roll banner, peralatan usaha seperti dua stoples makaroni, lima stoples bumbu, plastik dan stiker 200 pieces, dan pelatihan karyawan.  Kedua, paket senilai Rp 6,5 juta. Mitra akan mendapat booth, roll banner, peralatan usaha, satu karung makaroni beserta bumbu komplet dan pelatihan karyawan.

Kerja sama kemitraan berlangsung seumur hidup, selama mitra berbelanja bahan baku makaroni dan bumbu ke pusat yaitu senilai Rp 4.500 per bungkus. Mitra pun tidak dikenakan biaya royalti atau franchise fee.

Harga jualnya berkisar Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per kemasan. Mitra ditargetkan menjual satu stoples makaroni atau meraup omzet Rp 400.000 per hari atau Rp 12 juta per bulan. Mitra diperkirakan akan mendapatkan laba 40% dari omzet per bulan.  Mitra yang menjalankan usaha ini disarankan memilih area lokasi di pemukiman padat penduduk dengan luas minimal 2 m2. Selain itu, sebaiknya mitra mempekerjakan seorang karyawan untuk melayani pembeli. Berminat telepon saja: 0838-1581-9592.


Makaroni Gibas

Makaroni Gibas pada Februari 2015. Jika ingin bergabung ada tiga paket investasi yang ditawarkan. Pertama paket booth senilai Rp 7,8 juta. Mitra akan mendapat perlengkapan dan peralatan usaha, bahan baku 100 porsi, pelatihan karyawan dan perlengkapan promosi. Kedua, ada juga paket booth portable senilai Rp 6,5 juta dengan fasilitas yang sama namun bentuk booth yang sedikit berbeda. Ketiga, paket tanpa booth senilai Rp 4,9 juta mendapatkan fasilitas lain yang sama, kecuali booth. Mitra juga mendapat fasilitas dibuatkan desain booth, brosur dan banner sesuai selera.

Kerja sama kemitraan yang terjalin seumur hidup selama membeli bahan baku ke pusat. Sehingga tidak ada biaya royalti.  makaroni Gibas menyajikan lima varian rasa, di antaranya asin, pedas, keju, balado dan pizza. Harga jual berkisar Rp 2.700 hingga Rp 5.000 per bungkus. Dalam sebulan, mitra bisa menjual 70 bungkus makaroni. Sehingga diperkirakan mitra akan meraup omzet Rp 10,5 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya pembelian bahan baku, sewa tempat, gaji pegawai dan biaya operasional lain, mitra akan mendapat laba bersih sekitar 40% dari omzet per bulannya. Dari situ, mitra bisa balik modal sekitar satu hingga dua bulan. Cermati tawarannya sebelum bergabung, telepon nomor 081329349911.


Makaroni Move On

Dalam website-nya ditulis “Franchise/Waralaba Terbaik dan Terlaris 2017: Minim Kompetitor” .  Move On makaroni asal Yogyakarta menawarkan kemitraan usaha gerai makaroni goreng. Ada lima paket yang ditawarkan, mulai Rp 4,5 juta sampai Rp 12 juta. Mitra diperkirakan dapat omzet Rp 7,8 juta per bulan dan modal kembali dalam dua bulan.

Berdiri sejak 28 Desember 2016, gerai makaroni ini langsung menawarkan kemitraan. Karena terbilang baru, Move On makaroni belum memiliki mitra. Satu gerai miliknya berada di Maguwuharjo, Yogyakarta.

Jika tertarik menjadi mitra, ada enam paket investasi yang ditawarkan. Mulai dari Paket LDR senilai Rp 4,5 juta, Paket Galau Rp 6 juta, Paket Setia Rp 7,5 juta, Paket Asmara Rp 10 juta dan Paket Cinta Rp 12 juta. Tersedia pula paket sample Rp 75.000.

Untuk setiap paket, mitra akan mendapat gerobak, peralatan usaha, bahan baku awal, sarana promosi, seragam dan pelatihan karyawan. Yang membedakan antarpaket adalah jumlah bahan baku yang diperoleh mitra.

Kerja sama kemitraan berlangsung seumur hidup selama memasok bahan baku ke pusat. Mitra pun tidak dikutip biaya royalti ataupun franchise fee.

Mitra ditargetkan menjual 40 sampai 50 bungkus per hari. Dengan begitu mitra bisa meraup omzet Rp 7,8 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya pembelian bahan baku, sewa tempat, gaji pegawai dan biaya operasional, mitra akan mendapat laba bersih sekitar 40% dari omzet per bulan. Dari situ balik modal mitra sekitar dua bulan.  Kalau berminat bermitra hubungi 081223220313, silakan.

Makaroni Ngene

Makaroni ngene dari Jakarta, berdiri 2015 dan menawarkan kemitraan awal 2016. Ada dua jenis kemitraan . Paket pertama, seharga Rp 15 juta dan paket kedua Rp 25 juta. Dengan modal tersebut, mitra akan mendapat fasilitas peralatan usaha lengkap, perlengkapan, pelatihan mengolah menu makaroni, bahan baku awal makaroni mentah sebanyak 10 karung dan 20 karung (25 kilogram/ karung) dan berbagai bumbu sebanyak 40 bungkus.

Makaroni ngene menawarkan menu makaroni kering, makaroni basah, bihun, mie, otak-otak dan usus. Varian bumbu yang ditawarkan ada asin, keju, pedas, dan balado. Harga jual aneka menu Makaroni ngene dibanderol Rp 5.000 per porsi. "Konsumen bisa memilih takaran bumbunya," ujar Yulis.

Dalam sehari, omzet setiap gerai Makaroni ngene adalah Rp 400.000. Omzet bisa meningkat saat akhir pekan. Praktis, omzet yang didapat satu bulan sekitar Rp 12 juta. Laba bersih yang bisa dikantongi mitra sekitar 40%-50%. Mitra pun bisa balik modal dalam waktu kurang dari setahun. Silakan hubungi: 081281510577.


Reporter Elisabeth Adventa, Jane Aprilyani, Tri Adi
Editor Tri Adi

PELUANG USAHA

Feedback   ↑ x
Close [X]