kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45760,32   20,32   2.75%
  • EMAS1.009.000 0,70%
  • RD.SAHAM -1.08%
  • RD.CAMPURAN -0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.02%

Apa itu Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bagaimana syarat mendapatkannya?


Jumat, 14 Agustus 2020 / 13:08 WIB
Apa itu Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bagaimana syarat mendapatkannya?
ILUSTRASI. Pekerja membuat kue kering untuk Hari Raya Idul Fitri di Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (4/5). Kenaikan harga bahan-bahan pembuat kue menyebabkan produsen terpaksa menaikkan Harga kue-kue kering untuk hari raya idul fitri dari Rp70.000 per Kilogram menjadi

Reporter: Virdita Rizki Ratriani | Editor: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Pemerintah memiliki program keringanan bunga kredit yang diberikan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK). 

Program tersebut bernama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dikutip dari laman resmi kur.ekon.go.id, KUR adalah kredit atau pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup.

UMKM dan Koperasi yang diharapkan dapat mengakses KUR bergerak di sektor usaha produktif antara lain pertanian, perikanan dan kelautan, perindustrian, kehutanan, dan jasa keuangan simpan pinjam. 

UMKM dan Koperasi dapat langsung mengakses KUR di Kantor Cabang atau Kantor Cabang Pembantu Bank Pelaksana.

Selain itu, usaha mikro juga bisa mengakses KUR melalui Lembaga Keuangan Mikro dan KSP/USP Koperasi, atau melalui kegiatan linkage program lainnya yang bekerjasama dengan Bank Pelaksana. Lantas, apa itu KUR dan bagaimana cara mendapatkannya?

Baca Juga: Syarat ibu rumah tangga dan korban PHK bisa kredit tanpa bunga ke bank Rp 10 juta

Suku bunga KUR

Pemerintah menetapkan suku bunga KUR lebih rendah dibandingkan suku bunga jenis kredit lainnya, rinciannya:

  • KUR Mikro: 7% efektif per tahun.
  • KUR Kecil: 7% efektif per tahun.
  • KUR Penempatan TKI: 7% efektif per tahun.
  • KUR Khusus : 7% efektif per tahun.

Subsidi bunga KUR

Agar suku bunga KUR bisa lebih rendah, maka pemerintah memberikan subsidi bunga dengan besaran:

  • KUR Mikro: 10,5% (termasuk didalamnya Imbal Jasa Penjaminan).
  • KUR Kecil: 5,5% (termasuk didalamnya Imbal Jasa Penjaminan).
  • KUR Penempatan TKI: 14% (termasuk didalamnya Imbal Jasa Penjaminan dan Collection Fee).

Baca Juga: Pandemi Covid-19 masih berlangsung, BNI gencar salurkan bantuan sosial

Syarat penerima KUR

Penerima KUR di antaranya:

  • Usaha mikro, kecil, dan menengah. 
  • Calon tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di luar negeri. 
  • Calon pekerja magang di luar negeri.
  • Anggota keluarga dari karyawan/karyawati yang berpenghasilan tetap atau bekerja sebagai tenaga kerja indonesia.
  • Tenaga kerja Indonesia yang pernah bekerja di luar negeri.
  • Pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
  • Usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah perbatasan dengan negara lain. 
  • Kelompok Usaha seperti Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Gabungan Kelompok Tani dan Nelayan ( Gapoktan), dan Kelompok Usaha lainnya.

Baca Juga: Stimulus baru: Kredit modal kerja tanpa bunga bagi korban PHK dan ibu rumah tangga



TERBARU

[X]
×