kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.015,18   6,97   0.69%
  • EMAS984.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Atur Toko Tengah Berbenah Demi Mengejar Pendanaan Pra Seri A


Sabtu, 30 April 2022 / 09:00 WIB
Atur Toko Tengah Berbenah Demi Mengejar Pendanaan Pra Seri A


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerap menjadi target pasar bagi para startup. Seperti yang Atur Toko lakukan.

Atur Toko merupakan  usaha rintisan yang fokus pada pemberian layanan dan bantuan bagi para pelaku UMKM. Startup yang mulai berjalan pada 2019 ini menyediakan perangkat lunak dan manajemen usaha serta pemasaran bagi para pengguna mereka.

Di bawah bendera PT Atur Toko Solusi Indonesia, startup tersebut punya tiga produk layanan: OmniPos, BuatToko, dan AturToko+. 

Bagus Dermawan, Co-Founder dan Chief Executive Officer Atur Toko, menjelaskan, layanan OmniPos bertujuan untuk membuat katalog produk yang bisa terhubung dengan semua marketplace. "Jadi, kami sebagai hub-nya," katanya kepada KONTAN.

Kemudian, fitur BukaToko, menurut Bagus, membantu pengguna bisa membuat toko online sendiri. Sedang lewat AturToko+, pengguna bisa mendapatkan layanan lengkap, mulai dari solusi penjualan hingga customer service bagi pelanggan.

Dengan ketiga fitur tersebut, Atur Toko bisa menjaring 5.000 pengguna yang sebagian besar adalah UMKM. Mayoritas penggunanya ada di Jabodetabek, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

Baca Juga: Dapat Pendanaan Seri C US$ 90 Juta, eFishery Siap Ekspansi ke Pasar Asia

Untuk memperkuat pasar, Atur Toko melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah yang punya program pembinaan UMKM. Contoh, dengan Pemprov Jawa Timur, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bekasi, Pemkot Gorontalo, serta Pemkab Mojokerto. 

Dalam kongsi tersebut, Atur Toko akan memberikan hasil penerapan fitur ke UMKM binaan kepada pemerintah daerah setempat. Tak cuma itu, startup ini memberi pembinaan langsung terhadap UMKM.

Hasil kerjasama tersebut nantinya bakal menjadi masukan dalam membuat kebijakan pengembangan UMKM di daerah masing-masing.

Lewat serangkaian aksi bisnis tersebut, Bagus pun optimistis, pengguna Atur Toko bakal terus bertambah. Dan, dia mengharapkan, bisa menjaring 40.000 pengguna sampai akhir tahun ini. 

Efeknya sudah pasti, pendapatan Atur Toko pun semakin membuncah. Bagus yakin, pendapatan Atur Toko hingga akhir tahun nanti bisa melonjak empat kali lipat dari tahun lalu.

Yakni, menembus angka Rp 4 miliar. Sedang tahun lalu, pendapatan Atur Toko sebesar Rp 1 miliar. Di tahun pertama saja, pendapatan Atur Toko sudah menyentuh Rp 200 juta.

Untuk bisa mencapai target tersebut, Atur Toko bakal memperluas pasar hingga luar negeri. Apalagi, mereka sudah menjalin kerjasama dengan Kementerian Pertanian Kerajaan Malaysia. Bagus menargetkan, Atur Toko bisa menjadi hub bagi pelaku UMKM di Asia Tenggara. 

Nah, guna bisa merealisasikan rencana besar tersebut, Bagus menambahkan, Atur Toko saat ini tengah mengadakan pembicaraan dengan sejumlah investor. Atur Toko tengah membidik pendanaan pra-seri A pada tahun ini dari beberapa investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Planner Development Program Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×