kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bekraf: Kocca hibahkan US$ 5,5 juta untuk film


Kamis, 26 Januari 2017 / 19:11 WIB


Sumber: Antara | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendapatkan dana hibah sebesar US$ 5,5 juta dari The Korean Creatives and Content Agency (KOCCA). Dana hibah ini untuk mendukung program integrated box office system. Ini adalah program integrasi data penonton bioskop di seluruh Indonesia yang realtime dan dapat diakses secara transparan, 

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan, Indonesia belum memiliki data penonton film bioskop yang transparan mudah diakses dan realtime. Akibatnya, investor film yang ingin berinvestasi ke Indonesia kesulitan untuk melihat prospek pasar film.

"Belum ada sistem data tentang siapa yang menonton film asing, siapa yang menonton film lokal. Kita dapat bantuan dari KOCCA US$ 5,5 juta untuk meng-install itu," katanya, Kamis (26/1).

Hibah tersebu juga termasuk edukasi terkait hal itu. Ia mengatakan, saat ini, hibah tersebut belum bisa dicairkan, karena masih menunggu peraturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membawahi terkait film. "Karena peraturannya belum ada," katanya.

Dia berharap, peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dapat segera dikerluarkan sehingga dana hibah tersebut dapat secepatnya digunakan. Potensi untuk investasi film di Indonesia masih sangat besar bila mengingat jumlah layar bioskop terpasang yang dinilai masih sedikit.

(M. Arief)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×