CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,99   5,77   0.57%
  • EMAS992.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Berbulu lebat dan anggun, ayam Cochin diminati


Minggu, 12 November 2017 / 10:15 WIB
Berbulu lebat dan anggun, ayam Cochin diminati


Reporter: Tri Sulistiowati, Venny Suryanto | Editor: Johana K.

Kandang harus bersih agar bulu ayam tak rontok

Mempunyai bulu tebal hingga menyelimuti bagian kaki, ayam Cochin harus dirawat teratur. Yakni, ayam rutin dimandikan serta kandang juga harus rajin dibersihkan.

Saiful Aziz, pemilik Syae Farm asal Sleman, Yogyakarta mengatakan, kandang ayam harus dijaga tetap bersih dan kering. Oleh karena itu, setiap dua hari sekali kandang wajib dibersihkan. Tak hanya itu, kandang juga harus disemprot tiap enam bulan sekali.

Jangan lupa pula, saat jadwal menyemprot sekaligus ganti pasirnya. "Tanah di kandang lebih baik menggunakan pasir karena drainasenya bagus, cepat kering kalau basah," jelas dia.

Idealnya, satu kandang berukuran 3x4 m2 diisi  empat ekor ayam, yang terdiri dari seekor pejantan dan tiga ekor betina.

Tak hanya kandang, ayam juga perlu dimandikan setiap minggu dan dijemur. Rutinitas mandi dan berjemur ini  bisa memacu pertumbuhan si ayam. Saat masih anakan, ayam juga perlu divaksin agar terhindar dari virus.

Untuk pakannya, dapat diberikan campuran voer (pelet), jagung dan beras merah, dengan perbandingan  2:1:1. Makanan ini diberikan setiap pagi dan sore. Sebagai tambahan, dapat diberikan ramuan herbal yang terdiri dari temulawak, kunyit dan kencur, yang digunakan untuk menjaga stamina ayam asal negeri Tiongkok ini.

Untuk perkembangbiakkan, ayam Cochin siap dibuahi saat sudah memasuki umur enam hingga tujuh bulan untuk betina dan sembilan sampai sepuluh bulan untuk ayam jantan. Supaya pembudidayaan cepat, Anda bisa menyandingkan satu jantan dengan tiga ayam betina.  

Nilai ayam Cochin bakal tinggi bila bulunya mengandung tiga warna dan bulu halusnya menutupi kaki. Makanya, dibutuhkan ketelatenan untuk perawatannya.

Sementara itu, menurut Candra Prastha, peternak ayam Cochin lainnya, budidaya ayam ini sejatinya sama seperti ayam lainnya. Yang penting, kandang bersih dan ada pasangannya supaya bisa berbiak.  

Peternak pun harus rajin membersihkan kandang agar bulu kaki tidak rusak dan bersih. Sebaiknya, memang kandang diberi alas sekam atau pasir.

Untuk menjaga penampilan bulu tetap mengkilat, Candra rajin memandikan ayamnya. Keindahan bulu Cochin juga didukung oleh pemberian vitamin pelebat bulu dan makanan yang tepat.

Candra mengatakan, ayam Cochin atau anakannya dapat dijual sejak umur satu bulan. Ia juga mengatakan ayam ini tidak rentan terkena penyakit. Asalkan, kandang bersih, dan pakan teratur. Pakannya terdiri dari voer dan konsentrat serta dicampur biji-bijian seperti jagung, beras merah dan kacang hijau yang dilahap dua kali sehari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental THE FUTURE OF SELLING

[X]
×