kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Berkat Nodeflux, CCTV makin bernilai


Minggu, 18 November 2018 / 07:55 WIB
Berkat Nodeflux, CCTV makin bernilai

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Johana K.

Secara gamblang Meidy bilang, untuk mengerjakan satu proyek besar butuh waktu paling sedikit tiga bulan. Sedangkan untuk proyek kecil butuh waktu sekitar satu bulan. Adapun layanan yang diberikan, perusahaan masih fokus pada bidang keamanan, smart city, serta ritel.

Adapun untuk target pasar, ia sebut masih fokus di klien dalam negeri saja. Karena tantangan di pasar luar negeri masih besar. Seperti harus melakukan komunikasi dan layanan teknologi.

Walaupun begitu, ia yakin pada akhir tahun 2019 perusahaan ini siap untuk menyasar market luar negeri. Hal tersebut lantaran ia optimistis untuk bersaing dengan pemain global lainnya.

Untuk bisa melangkah ke arah tersebut, Nodeflux saat ini sedang fokus untuk menggarap produk baru yang akan dirilis tahun depan. Yakni data dengan menggunakan gambar, selain juga dalam bentuk teks. "Nah, di produk baru itu kami harapkan klien kami bertambah secara masif, sekitar 20-30 klien baru," ujarnya.

Adapun produk baru tersebut berangkat dari masalah yang dihadapi perusahaan yang harus memakan waktu untuk bisa menganalisis data berbentuk video.  Karena data video itu lebih besar ketimbang teks. Dan pihaknya harus mengirim data tersebut dengan amat berat. Imbasnya adalah pernah kejadian server dari Nodelfux jadi panas.

Maka, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya tengah melakukan proses data berbasis video menjadi berbasis gambar saja, untuk lebih meringankan pengiriman data.

Rencananya, Nodeflux mulai tahun depan juga bakal mempunyai server sendiri untuk bisa menerima berbagai data. Langkah ini untuk mempercepat proses pengolahan data.

Adapun latar belakang pengadaan produk baru tersebut dikarenakan permintaan yang banyak, tetapi perusahaan merasa kekurangan sumber daya manusia untuk memberikan solusi atas permintaan yang diberikan.

Untuk ekspansi layanan sendiri, ia bilang saat ini masih melakukan review apakah membutuhkan pendanaan kembali atau tidak. Namun, sejauh ini ia optimistis pihaknya bisa melanjutkan ekspansi lebih lanjut. "Kami masih bisa memutar dana hasil jualan," tuturnya.

Nodeflux sendiri ini sudah mendapat injeksi modal dari sejumlah investor. Pada tahun 2016  lewat Adskom, Qlue, dan Prasetia Dwidharma. Lantas di bulan Juni tahun ini juga, start up ini kembali mendapat suntikan dana dari East Ventures dengan jumlah yang dirahasiakan.                                  



TERBARU
Terpopuler

[X]
×