kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45989,05   -9,21   -0.92%
  • EMAS952.000 0,85%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.32%

Beromzet Rp 157 juta, binaan Pertamina olah kulit patin jadi kerupuk bergizi


Selasa, 22 September 2020 / 20:17 WIB
Beromzet Rp 157 juta, binaan Pertamina olah kulit patin jadi kerupuk bergizi
Raja Patin dan produk kerupuk unggulannya.


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Cipta Wahyana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ikan, lazimnya, disantap bagian daging atau kepalanya; namun, di tangan kreatif Tri Handayani, salah satu UMKM Mitra Binaan PT Pertamina (Persero), kulit ikan juga bisa diolah menjadi kerupuk renyah nan menggugah selera. Usaha camilan yang berbasis di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, berkembang pesat.

Siapa sangka, usaha yang cukup sukses ini berawal dari sebuah ketidaksengajaan. Tri berkisah, bisnisnya bermula ketika suaminya terkena PHK awal 2016 silam. Uang pesangon menjadi modal untuk membangun 10 petak pembibitan ikan lele dan ikan patin di bagian belakang rumahnya. 

Suatu hari, pertengahan 2016, seorang pembeli lele langganannya tertarik dengan limbah kulit ikan patin yang biasa ia gunakan sebagai pakan ikan. Si pembeli bermaksud menggunakannya sebagai pakan pembesaran lele miliknya. Tri Handayani menyanggupi permintaan pembeli tersebut dan membeli 50 kilogram kulit ikan patin seharga Rp 300 ribu dari pabrik langganannya. Malang, si pembeli membatalkan pesanannya.

Baca Juga: Jadi mitra binaan Pertamina, UMKM kopi ini raih kontrak ekspor Rp 1,2 miliar

Tri Handayani memutar otak agar kulit patin itu tak terbuang sia-sia. Ia pun punya ide untuk mengolahnya. “Jangan berhenti di depan satu pintu yang menutup untuk Anda. Bergeserlah ke sebelah. Karena, di pintu sebelah, masih terbuka lebar dan luas buat Anda. ” ujar Tri Handayani seperti dikutip publikasi Pertamina yang diterima Kontan. Inilah kata motivasi yang mendorong semangat Tri Handayani untuk mengolah 50 kg kulit ikan patin yang nyaris dibuang tersebut.

Alih-alih pasrah merugi, Tri dan suaminya mengolah 50 kg kulit ikan patin tersebut menjadi makanan. Berbekal petunjuk mengolah kulit ikan patin di internet, Tri Handayani memilih mengolah kulit ikan patin tersebut menjadi kerupuk.

Berbagai racikan dia coba hingga akhirnya menemukan resep yang pas untuk kerupuk patin miliknya. Gurih, renyah, dan sedap. Begitulah kesan pertama saat mencicipi kerupuk kulit patin buatannya. Tidak heran jika Kerupuk Kulit Patin buatan Raja Patin ini banyak dicari untuk dijadikan cemilan maupun pelengkap makanan.




TERBARU
Terpopuler
Certified Supply Chain Analyst (CSCA) Batch 7 How To Sell On Marketplace

[X]
×