Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.205
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS623.158 -0,48%

Bisnis kentang goreng sudah loyo?

Minggu, 22 Juli 2018 / 12:05 WIB

Bisnis kentang goreng sudah loyo?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Siapa yang  tidak kenal makanan olahan kentang. Menu panganan ini kerap menjadi camilan wajib di restoran cepat saji yang digemari banyak kalangan. Terlebih kawula muda. Tak heran bila banyak pebisnis yang terjun ke bisnis makanan tersebut.

Tak jarang, si pebisnis menawarkan kemitraan makanan olahan kentang tersebut. Dalam catatan KONTAN, tawaran kemitraan olahan kentang sempat berkembang beberapa tahun yang lalu, tepatnya di mulai tahun 2011.

Dengan bentuk kentang yang tidak melulu dipotong stik, olahan kentang mulai marak yang berbentuk twister atau kepingan kentang. Apalagi dengan variasi rasa yang beragam, membuat camilan ini sempat menjadi primadona.

Sayang, makin maraknya camilan anyar dan produk makanan kekinian lain, membuat pamor camilan kentang kalah bersaing. Bisnis makanan ini pun mulai merdup. Imbasnya, tren kemitraan usaha ini mulai menunjukkan gejala penurunan.

Untuk lebih jelasnya, berikut pemaparan tiga tawaran kemitraan kentang olahan.

Kentang Spiral Revo

Ini adalah merek olahan kentang milik PT Revo Indonesia. Saat berdiri sejak tahun 2013 lalu, Revo Indonesia langsung menawarkan program kemitraan.

Saat diulas KONTAN pada Desember 2016,  Kentang Spiral memiliki 40 gerai. Saat ini, sejatinya jumlah gerai kentang olahan ini bertambah banyak, menjadi 82 gerai. Puluhan gerai tersebut tersebar di berbagai kota di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Lokasi gerai Revo biasanya berada di kawasan sekolah, mal, kantin perkantoran dan pelataran minimarket. "Untuk kentang spiral, kami sedang stop cari mitra baru karena manajemen ingin fokus terhadap mitra dan outlet yang ada," kata Hendra, Manajer Pemasaran PT Revo Indonesia ke KONTAN.

Hendra menjelaskan  penghentian sistem kemitraan Kentang Spiral Revo berlaku sejak awal Juni 2018 lalu. Pihak PT Revo Indonesia melihat perkembangan bisnis olahan kentang  sudah tidak bersaing lagi, ketimbang bisnis kuliner lain. "Menurut kami, tren kentang spiral sudah habis masanya," tandasnya.

Untuk itu, Revo Indonesia mulai menjajaki bisnis kuliner lain yang tengah tren saat ini. Seperti menggarap makanan seblak dan bakso pangsit rebut. "Kami mulai garap dua sektor bisnis kuliner itu," jelas Hendra.

Terkait dengan paket kemitraan Kentang Spiral Revo, Hendra menyebut tidak ada perubahan hingga saat ini. Yakni untuk paket kentang spiral saja sebesar Rp 4,5 juta. Dengan paket ini mitra  mendapatkan satu unit booth, 20 item perlengkapan usaha, seragam, media promosi, serta bahan baku untuk 200 porsi kentang spiral.

Sementara itu, untuk paket produk kombinasi, tersedia pilihan paket investasi senilai Rp 6,5 juta. Paket investasi tersebut sudah termasuk menu kentang goreng dan mitra juga bebas biaya royalti. Sedangkan fasilitas peralatan sama dengan paket lainnya.

Selain persoalan laju bisnis, Hendra bilang, bisnis olahan kentang ini masih terkendala soal pasokan bahan baku. Sejatinya, bahan baku kentang berasal dari dalam negeri. Tapi terkadang pasokan kurang. Beruntung masih ada pasokan dari kentang impor.

Meski terkadang menghadapi masalah di fluktuasi harga bahan baku, manajemen Revo Indonesia masih tetap mempertahankan harga jual kentang olahan tersebut. Tujuannya adalah tetap menjaga pasar yang ada.

Sejak pertama dipasarkan dengan beragam varian rasa, kentang spiral dibanderol mulai Rp 6.000 hingga Rp 7.500 per porsi. Sementara kentang goreng dijual dengan kisaran harga Rp 9.000 hingga Rp 10.000 per porsi


REVIEW WARALABA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0591 || diagnostic_web = 0.4559

Close [X]
×