Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.075
  • EMAS656.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Bisnis salon mulai kurang menawan

Minggu, 06 Januari 2019 / 06:30 WIB

Bisnis salon mulai kurang menawan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren gaya hidup untuk menjaga penampilan membuat orang, khususnya kaum hawa, menjadikan perawatan tubuh sebagai kebutuhan. Mereka ingin tampil cantik dan bugar sehingga rela menyisihkan dana untuk perawatan tubuh, mulai dari  ujung rambut sampai ke ujung kaki. 

Inilah yang membuat bisnis salon dan spa tetap eksis hingga kini. Namun di antara sekian banyak orang yang menjajal bisnis ini, tidak semua berhasil. Di antara pelaku bisnis yang berhasil bertahan dan terus berkembang, terdapat pula yang bisnisnya  hanya bertahan sebentar.  
 
Pada review kemitraan usaha minggu ini, KONTAN akan mengulas tawaran kemitraan dari sejumlah merek. Persaingan yang ketat membuat pebisnis berupaya menghadapi berbagai kendala dengan melakukan sejumlah inovasi demi menarik pelanggan. 
 
Untuk lebih jelasnya, silakan simak ulasan berikut.
 
Moz5 Salon
 
Salon milik Yulia Astuti ini sekarang sudah memiliki 25 mitra yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Sumatra, Kalimantan, Bandung, dan Cirebon. 
"Tahun ini ada penambahan satu mitra yang berlokasi di Cilandak, jadi total 25 mitra,” katanya kepada KONTAN. Dia menargetkan bisa membuka 12 outlet atau mitra usaha pada tahun depan. 
Yulia membuka Moz5 Salon sejak 2002. Dia mulai menawarkan kemitraan pada 2004. 
 
Secara umum, Moz5 Salon menawarkan empat paket kemitraan. Ada paket kemitraan Moz5, Moz5 profit sharing, Moz5 colaboration dan paket konsultasi. 
Pertama, paket kemitraan Moz5 dengan dua pilihan masing-masing Rp 631 juta dan Rp 596 juta. Bila memilih paket in, si mitra akan mendapatkan fasilitas lengkap mulai biaya lisensi 10 tahun, peralatan, perlengkapan, furnitur salon, training karyawan, standar operasional (SOP), dan produk awal.
 
Kedua, paket Moz5 profit sharing dengan dua pilihan harga, yakni Rp 695 juta dan Rp 660 juta. Mitra yang memilih paket ini juga akan mendapatkan lisensi 10 tahun, software salon, peralatan dan perlengkapan serta furnitur salon. Dalam paket ini terdapat sistem bagi hasil 60%:40% serta royalti 8% dari omzet.
 
Ketiga, paket Moz5 kolaborasi. Paket ini sedikit berbeda karena sistemnya adalah bagi hasil. Dalam paket ini, investor yang ingin mengembangkan salon berlabel Moz5 Salon Muslimah, hanya perlu menyediakan tempat, peralatan, serta perlengkapan. Sistem ini menggunakan bagi hasil secara proporsional berdasarkan penyertaan modal.
 
Keempat, paket konsultasi dengan harga Rp 125 juta untuk konsultasi ruko dan Rp 99 juta untuk konsultasi rumah. Paket ini dikhususkan bagi mereka yang ingin mengembangkan salon sendiri, dengan merek sendiri. Dalam paket ini, mitra akan memperoleh bimbingan, peralatan, perlengkapan, hingga training karyawan. 
 
Kendala utama bisnis ini ada pada sumber daya manusia (SDM). Di bisnis ini turn over karyawan cukup tinggi.Banyak karyawan keluar masuk sehingga bisnis tak stabil.  

Reporter: Elisabeth Adventa, Sugeng Adji Soenarso, Venny Suryanto
Editor: Johana K.

TERBARU
Rumah Pemilu
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.0521 || diagnostic_web = 0.4200

Close [X]
×