kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Bisnis sewa kotak seserahan mencoba ambil peluang dari keruwetan calon pengantin


Sabtu, 07 September 2019 / 12:25 WIB
Bisnis sewa kotak seserahan mencoba ambil peluang dari keruwetan calon pengantin

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu kegiatan yang wajib dilakoni oleh calon pengantin adalah mengadakan kegiatan seserahan sebelum hari H pernikahan. Tak jarang, para calon mempelai kesulitan untuk membuat wadah seserahan yang ciamik. Kondisi inilah yang coba dimanfaatkan para pebisnis dalam menyediakan jasa sewa kotak seserahan.
Salah satunya adalah Tania Sidharta yang mengusung bisnis sewa wadah atau kotak seserahan dengan label Berries Box sejak 2017.

Tania optimistis bisnis sewa kotak seserahan atau sangjit ini masih tetap menjanjikan seiring dengan kebutuhan pasangan untuk melangsungkan ke jenjang pernikahan. "Bisnis ini sangat bagus karena salah satu keperluan dalam pernikahan," katanya kepada KONTAN, Rabu (4/9).

Di layanan bisnisnya, para calon mempelai akan terima beres kotak seserahan yang dipesan. Mulai dari tanggal acara seserahan, desain wadah, hingga tampilan isi. Malah, kotak seserahan itu bisa langsung diantar ke calon mempelai atau klien. Tugas dari klien adalah menyediakan bahan-bahan seserahan saja.

Untuk harga sewa kotak seserahan tergantung dari jumlah kotak yang hendak disewa oleh calon pengantin. Rata-rata ia membanderol tarif sekitar Rp 150.000 per kotak seserahan.

Untuk pemasarannya, Tania cukup mengandalkan media sosial Instagram. Hasilnya, rata-rata dalam sebulan ia bisa meraup omzet hingga Rp 15 juta atau sekitar 10 klien. Masa panen sewa kotak seserahan mulai terjadi pada bulan September ini sampai Desember.

Untuk sementara Tania hanya melayani orderan di sekitar Jakarta saja. Ia belum  ada rencana memperluas layanan ke daerah lain. Tapi ekspansi bisnis yang segera dilakukan tahun depan adalah mulai merambah dekorasi acara seserahan selain kotak seserahan.

Pemain lainnya, seperti Kitaro Box, juga merasakan manisnya bisnis sewa kotak seserahan. "Ini memang dibutuhkan untuk acara sangjit," tutur Fennyta, pemilik Kitaro Box kepada KONTAN.

Fennyta sudah menggeluti bisnis ini sejak tahun lalu. Uniknya ini adalah bisnis sampingannya, tapi hasilnya tergolong lumayan. Dalam sebulan ia bisa meraup omzet antara Rp 3 juta sampai Rp 8 juta dari sekitar delapan order.

Kalau Tania mematok sewa kotak seserahan Rp 150.000 per kotak, Fennyta justru mencapai Rp 1 juta sampai Rp 2 juta per kotak seserahan. Rupanya, kotak seserahan ala Kitaro Box terbuat dari mika atau arcylic. Tujuannya adalah untuk menampilkan kesan mewah dan elegan di setiap kotak seserahan, meski isi seserahan tidak terlalu wah.
Supaya klien tetap memesan kotak seserahan ke Kitaro Box, Fennyta berencana akan membuat layanan antar jemput kotak seserahan ke pengguna. Saat ini, urusan pengambilan dan pengantaran kotak seserahan jadi beban klien.          



Video Pilihan

TERBARU

×