kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.869
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS609.032 -0,82%

Cuan gigitan sosis masih menggoda

Sabtu, 15 September 2018 / 06:15 WIB

Cuan gigitan sosis masih menggoda



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dinamika bisnis di sektor kuliner terasa berkembang begitu cepat. Berbagai inovasi dilakukan para pelaku usaha untuk makin menarik minat konsumen. Hasilnya banyak ragam camilan dan makanan yang muncul dan berhasil menyita perhatian konsumen. Camilan itu, sebut saja seperti es kepal milo, pisang naget hingga bola ubi.  

Sejatinya ada satu camilan sejenis yang sempat booming beberapa tahun silam, yakni olahan sosis. Makanan ringan ini malah sempat menjadi salah satu makanan favorit masyarakat, terutama anak-anak dan kaum muda.

Potensi bisnis inilah yang membuat beberapa pebisnis berani menawarkan kemitraan usaha untuk mempercepat ekspansi bisnis beberapa tahun lalu. Kini, menarik untuk kembali diulas soal potensi bisnis kemitraan usaha dari camilan sosis tersebut. Apakah masih tetap menjanjikan atau justru sebaliknya, kalah bersaing dengan makanan atau camilan yang lagi tren.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ulasan singkat soal review kemitraan usaha olahan sosis.

Sosis Bakar Asmara

Usaha kuliner besutan Ranintya Puspita Asmara nampak berjalan dengan baik. Pasalnya total gerai milik mitra sudah mencapai 83 unit yang tersebar di berbagai daerah mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, sampai dengan Aceh. Saat KONTAN mengulas bisnis ini, pada April 2017 kemarin, total gerai mitra hanya sekitar 35 unit yang tersebar di berbagai kota.

Perkembangan usaha tersebut tidak terlepas dari pilihan paket kemitraan yang bertambah yakni adanya paket hemat yang mulai meluncur pada Januari 2018 lalu. Paket ini    berkisar Rp 4 juta sampai Rp 10,5 juta. Fasilitas yang didapat adalah satu unit booth portable, peralatan masak lengkap, bahan baku, branding, dan pelatihan.

Seiring peluncuran paket tersebut perempuan berhijab ini juga merevisi nilai investasi kemitraan paket lengkap menjadi Rp 8,5 juta sampai Rp 20 juta dari sebelumnya Rp 7 juta sampai Rp 20 juta. "Kenaikan  ini, karena harga bahan baku membuat booth naik," kata Ranintya kepada KONTAN.

Untuk menjaga loyalitas konsumen, dia rajin meluncurkan menu baru. Total menunya kini ada sekitar 80 macam. Beberapa di antaranya adalah stik sosis, seblak sosis, dan vegetable soup sosis.

Menyasar konsumen kalangan menengah ke bawah harga jualnya masih dipatok sama seperti tahun sebelumnya yaitu Rp 12.000 sampai Rp 65.000 per porsi.

Kendala usaha yang dihadapinya kini adalah biaya pengiriman booth ke luar pulau Jawa yang cukup mahal dan sulit mendapatkan karyawan yang loyal. Meski begitu, Ranintya optimistis bila program kemitraan Sosis Bakar Asmara masih bisa menjaring gerai mitra sampai 100 unit hingga penghujung tahun ini.  


Reporter: Denisa Kusuma, Elisabeth Adventa, Sugeng Adji Soenarso, Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

REVIEW WARALABA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0896 || diagnostic_web = 0.4431

Close [X]
×