kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45942,81   -14,01   -1.46%
  • EMAS930.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.12%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Dua anak muda ini sukses mengembangkan bisnis roti di tengah pandemi


Selasa, 25 Mei 2021 / 23:20 WIB
Dua anak muda ini sukses mengembangkan bisnis roti di tengah pandemi
ILUSTRASI. Arthur Tamnge dan Addy Debil kembangkan bisni roti di tengah pandemi

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Saat pandemi Covid19 melanda, hampir seluruh sektor usaha di tanah air, gulung tikar. Ketatnya aturan demi memutus mata rantai penyebaran virus (PSBB dilanjutkan PPKM), menjadi alasan mengapa menjalankan segala bisnis menjadi suram. 

Karena sejak itulah roda perekonomian nasional tersendat. Sebagian besar usaha, tutup. Banyak pengelola dan pemilik usaha menghentikan usahanya. Pemutusan hubungan kerja meluas. Pengangguran pun melambung, bertebaran di seantero negeri.

Beruntung, masih ada sebagian orang yang berjiwa kewiraswastaan kuat. Mereka punya jiwa entrepreneur yang mampu mengubah bencana menjadi keberuntungan. Salah satu di antara mereka adalah Arthur Tamnge dan Addy Debil.

Dua anak muda ini tidak menyerah pada situasi yang ada. Keduanya menggabungkan kemampuan yang dimiliki menjadi daya tarik, dan akhirnya disukai banyak orang. Arthur kuat di bidang kuliner, sedangkan Addy adalah seorang seniman. Kreativitas keduanya mampu mengubah keadaan. 

Baca Juga: 5 Pelatihan ini paling diminati dalam program Kartu Prakerja

Bagi Arthur, usaha food and beverage (F&B) menjadi salah satu usaha yang relatif kental menghadapi bencana.

"Saya melihat peluang di bisnis roti. Tentunya tidak sembarang roti, tapi roti yang dibuat. Kami melakukan riset dulu. Dan marketnya untuk semua kalangan," kata Arthur di sela sela kesibukannya di gerainya roti SOON kawasan Cicendo, Kota Bandung, seperti dikutip dari siaran pers, (25/5).

Arthur yang punya latar belakang seorang praktisi kuliner selalu menyajikan produknya secara fresh. Tepung yang diolah juga punya kualitas baik. Sehingga menghasilkan roti yang punya cita rasa tersendiri.

Apa yang dimiliki Arthur, kemudian digabungkan dengan Addy. Addy merupakan seniman yang sudah berpameran di berbagai galeri ternama dan juga pernah berkolaborasi dengan brand-brand nasional maupun internasional.

"Saya ketemu partner saya, yang sama-sama bergelut di industri kreatif. Ternyata kami bisa berkolaborasi sehingga bisnis yang kami geluti menjadi saling mengisi," kata Arthur.

Pengalaman Arthur di dunia Entertainment dan F&B sudah cukup banyak,dengan menciptakan banyak bisnis-bisnis konsep untuk restoran dan salah satunya dengan menjadi chef produser di Rans Entertainment milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, ternyata terjun di bidang entertain berbeda dengan f&b. 

Baca Juga: Kembali buka, Digitarasa bantu akselerasi bisnis UMKM makanan dan minuman

"Relatif sebenarnya perbedaannya. Di entertain saya menemukan banyak kesempatan. Banyak teman baru. Kemudian tercetuslah ide untuk kolaborasi dengan Addy, tentunya hanya dengan kreativitas sehingga kolaborasi ini bisa diwujudkan," katanya.

Kreativitas yang dimaksud menggunakan branding internet. "Sentuhan teknologi banyak membantu bisnis kami. Sehingga, walau tanpa papan nama, banyak pengunjung datang ke gerai kami (hidden gem)," sambungnya.




TERBARU
Kontan Academy
Kiat Pengembangan Produk Baru untuk penetrasi pasar Sukses Presentasi: Membuat Konsep yang Sulit Jadi Mudah Dipahami Batch 3

[X]
×