kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Dua cara jadi eksportir


Selasa, 26 April 2016 / 14:39 WIB
Dua cara jadi eksportir


Reporter: Roy Franedya | Editor: Roy Franedya

Era globalisasi telah membuka banyak peluang bagi masyarakat dalam berbisnis. Salah satu peluang besar yang terbuka dari globalisasi adalah jadi eksportir atau pengusaha yang mengekspor barangnya ke luar negeri.

Toto Dirgantoro, Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), mengatakan, saat ini peluang pengusaha untuk menjual barang keluar negeri sangat terbuka lebar. Pasalnya tidak semua negara mampu memproduksi semua barnag untuk kebutuhan dalam negerinya. "Untuk memenuhinya, biasanya negara tersebut akan mencari barang yang diinginkan dari pengusaha negara lain," ujar dia.

Toto menambahkan untuk menjadi eksportir jangan terlalu pusing. Ada dua tipe yang bisa dipilih. Pertama, produsen. Pengusaha bertindak sebagai pihak yang memproduksi barang dan mencari pembeli yang cocok di luar negeri.

Kedua, pedagang atau trader. Dalam hal ini pengusaha tidak bertindak sebagai pembuat barang tetapi jadi pihak yang mencarikan pembeli potensial (buyer), sementara yang membuat produk adalah perusahaan lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×