kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.170
  • EMAS672.000 0,90%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Ferret, si imut lucu dan jinak dengan harga jutaan rupiah

Sabtu, 08 Desember 2018 / 07:55 WIB

Ferret, si imut lucu dan jinak dengan harga jutaan rupiah

KONTAN.CO.ID - Semakin banyak pilihan hewan untuk menjadi peliharaan di rumah. Bukan hanya kucing, anjing, ikan atau ayam nan cantik, kini banyak jenis hewan-hewan yang selama ini tak familiar dipelihara sebagai hewan kesayangan. Salah satunya, ferret.   

Ferret adalah mamalia karnivora dari keluarga Mustelidae. Mirip seperti berang-berang, hewan ini berukuran mungil, tubuhnya agak memanjang dengan berat 0,7-2 kilogram (kg). 
 
Karakternya aktif dan jinak, sehingga cocok menjadi teman bermain. Meski tergolong karnivora,  ferret tidak suka menggigit tuannya. 
 
Ferret sudah lazim dipelihara di negara-negara yang ada di Eropa, Australia dan Amerika. Belakangan, hewan dengan warna bulu hitam putih dan cokelat ini mulai dikembangbiakkan di China dan Thailand. 
 
Afar Prayanto, breeder ferret asal Depok, Jawa Barat sekaligus pemilik Saung Musang Depok mengatakan, ferret memang sedang populer. Selain mimik mukanya yang terlihat imut, hewan ini sangat jinak. "Dia kalau gigit itu nempel jadi kalau kita berdiri dia ya gantung begitu, tapi tidak akan menggigit kalaupun mulutnya dirogoh saat akan dilepaskan," jelasnya. 
 
Lantaran pengembangbiakkannya belum banyak, harga ferret cukup tinggi. Afar membandrol anakan ferret berumur dua bulan mulai Rp 4 juta-Rp 5 juta per ekor. 
 
Pemburu ferret miliknya adalah para pehobi binatang yang tertarik untuk ikut mengembangbiakkan. "Dalam sebulan permintaannya banyak sekali, namun saya masih tetap membatasi, untuk menjaga harga jual agar tidak anjlok serta menjaga kualitas indukan," katanya. 
 
Ginanjar Setiyadi, breeder asal Yogyakarta sekaligus pemilik Gonjar Per Project mengakui hewan asal Amerika ini memang tergolong hewan peliharaan mahal. Karena, sangat sulit dikembangbiakkan. 
 
"Tingkat stress hewan ini tinggi, indukan sering memakan anaknya sendiri atau hamil anggur (hamil kosong)," katanya pada KONTAN.
 
Dia pun membutuhkan waktu lebih dari dua tahun untuk sukses menghasilkan anakan yang sehat. Sekarang dia mempunyai 16 ekor indukan. 
 
Laki-laki yang lebih akrab disapa Gonjar ini mengaku baru melepas ferret ke pengadopsi setelah berumur tiga bulan. Sebab, ia ingin memastikan kondisi fisiknya kuat dan sehat. 
 
Untuk harganya dibanderol bervariasi mulai dari Rp 4,5 juta sampai Rp 7 juta per ekor. "Harga ini disesuaikan dengan warna bulu si ferret semakin unik akan semakin mahal," jelasnya. 
 
Untuk konsumennya berasal dari berbagai kota mulai dari Jakarta, Surabaya, hingga Kalimantan.   

Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

TERBARU
Rumah Pemilu
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0917 || diagnostic_web = 0.6517

Close [X]
×