kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Go-Pay berkontribusi 50% dari transaksi Go-Jek


Rabu, 14 November 2018 / 21:02 WIB
Go-Pay berkontribusi 50% dari transaksi Go-Jek
ILUSTRASI. Aplikasi Go-Pay

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Kemudahan pembayaran dengan Go-Pay meningkatkan kontribusi sistem pembayaran digital ini pada transaksi Go-Jek. Bahkan, pembayaran transaksi melalui Go-Pay juga bisa dilakukan secara offline, lewat scan barcode atau QR Code.

Untuk lebih mengenalkan sistem pembayaran digital ini, Go-Jek hari ini, Rabu (14/11) menggandeng Muslimat NU untuk bekerja sama. Kerja sama tersebut meliputi pelatihan wirausaha atau UMKM bagi kaum ibu-ibu muslimat terkait mencari ide dan menjalankan bisnis di era digital.

Namun, Head of Coporate Affairs Go-Pay, Winny Triswandhani mengatakan, kerja sama dengan Muslimat NU ini tidak membidik berapa banyak target transaksinya.

“Kalau bicara soal target transaksi, kami maunya sebanyak-banyaknya ya,” Kata Winny kepada KONTAN, Rabu (14/11).

Go-Pay kini sudah menggandeng lebih dari 20.000 UMKM yang menerima pembayaran secara offline. Sedangkan lewat Go-Pay sendiri ia mengklaim sudah diatas 200.000 merchant yang melakukan pembayaran melalui Go-Pay sejauh ini.

Ke depan, Go-Pay akan menghadirkan layanan baru yang mengedepankan kemudahan transaksi. 

Lewat 105 juta kali aplikasi Go-Jek diunduh oleh masyarakat, Go-Pay telah berkontribusi 50% terhadap transaksi Go-Jek.

Sejatinya, Go-Pay tak hanya satu-satunya dompet digital yang merupakan bagian dari ekosistem. Pesaing lainnya mulai merangsek seperti Grabpay dan Ovo. Menghadapi persaingan, Winny tak khawatir dengan hal tersebut.

Dia yakin, ekosistem Go-Jek sudah luar biasa. Kini fokus Go-Pay adalah memberi transaksi yang mudah baik secara offline maupun lewat layanan go-pay.



TERBARU
Terpopuler

[X]
×