kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Grab Indonesia pasang beragam kesempatan kerja di LinkedIn Dream Jobs


Selasa, 20 Maret 2018 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. LinkedIn Dream Jobs


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setiap lulusan baru (fresh graduate) pasti berharap bisa mendapatkan pekerjaan impian atau yang sering disebut dream job. Untuk mewadahi peluang karir tersebut, LinkedIn Indonesia resmi meluncurkan program LinkedIn Dream Jobs pada Selasa (20/3).

Sebagai langkah awal diluncurkannya program ini, LinkedIn menggandeng delapan perusahaan nasional dan multinasional untuk bergabung. Delapan perusahaan tersebut antara lain Grab, Bank Danamon, Habitat For Humanity, Home Credit, Kalbe Pharmaceuticals, Ogilvy & Mather, Procter & Gamble, kemudian ada pula Reckitt Benckiser.

Managing Director GrabPay Indonesia, Ongki Kurniawan menjelaskan, sebagai salah satu perusahaan terpilih dalam program LinkedIn Dream Jobs, Grab Indonesia memasukkan beberapa pilihan kesempatan bekerja dengan Grab. 

Ragam kesempatan kerja yang disediakan Grab Indonesia terbuka bagi fresh graduate sebagai first experience sampai posisi senior dan head position. Bermacam-macam variasi kesempatan kerja tersebut menunjukkan bahwa Grab tak hanya menyasar segmen tertentu.

“Kami merasa LinkedIn sebagai salah satu platform yang sangat membantu kami banget dalam mencari talent yang berkualitas. Kami sangat bergantung pada LinkedIn, terutama dalam mengetahui informasi mendalam seputar talent yang kami cari,” ungkap Ongki Selasa (20/3).

Menurut Ongki, LinkedIn sangat membantu perusahaan, khususnya Grab Indonesia untuk mendapatkan talent yang sesungguhnya dan sesuai dengan kebutuhan. Lewat aneka fitur yang ditawarkan LinkedIn, Ongki mengatakan pihak Grab Indonesia bisa mencari informasi seputar latarbelakang kemampuan dan rekomendasi seorang talent.

“Kami bisa mendapatkan yang true talent bukan yang karbitan. Karena ada informasi seputar skill dan siapa saja yang merekomendasikan. Selain itu yang terpenting adalah mencari talent yang benar-benar bisa bekerja, tidak hanya yang bisa membawa dirinya saat interview saja. LinkedIn juga kami gunakan untuk share seputar info Grab dan Kudo,” terang Ongki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×