kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.788   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.047   124,64   1,57%
  • KOMPAS100 1.125   17,17   1,55%
  • LQ45 818   11,50   1,43%
  • ISSI 285   7,00   2,51%
  • IDX30 428   7,34   1,74%
  • IDXHIDIV20 512   6,96   1,38%
  • IDX80 126   2,25   1,82%
  • IDXV30 139   3,97   2,93%
  • IDXQ30 139   1,35   0,99%

Grab tak tertarik Fusion Payments


Selasa, 05 September 2017 / 20:18 WIB
Grab tak tertarik Fusion Payments


Reporter: Yovi Syarifa | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - Meski Grab tercatat menjadi salah satu pihak yang diklaim tertarik membeli perusahaan pembayaran digital yakni Fusion Payments, selain Gojek, Traveloka hingga PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek), perusahaan pengelola aplikasi transportasi online mengaku belum tertarik dengan situs pembayaran tersebut.

"Kami pada kapasitas tidak berkomentar," kata Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia kepada KONTAN, Selasa (5/9).

Ia memberi alasan, justru perusahaan ini lagi gencar mengembangkan sistem pembayaran sendiri yang bernama Grabpay. Malah pada 30 Agustus 2017 lalu, Grab baru saja
meluncurkan fitur transfer dana peer to peer di Grabpay Mobile Wallet.

Grab memang harus mengoptimalkan sistem pembayaran. Sebab total jumlah transaksi sudah mencapai 3  juta transaksi per hari. Ini untuk Grab seluruh Asia Tenggara. Sudah begitu pertumbuhan Grab Pay Credit saban bulan mencapai 80%.

Maklum hingga kini aplikasi Grab sudah dipakai sekitar 60 juta pengguna di kawasan Asia Tenggara dan jumlah mitra yang mencapai 1,2 juta mitra.

Seperti dilansir Dealstreetasia, Grab, Go-jek, Traveloka dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) mengajukan penawaran untuk membeli perusahaan pembayaran digital Fusion Payment seharga $ 20 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×