kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Guru silat yang sukses berbisnis alat pencak silat


Sabtu, 03 November 2018 / 07:15 WIB

Guru silat yang sukses berbisnis alat pencak silat

Cukup kenyang dengan pengalaman kena tipu

Mempunyai jaringan dan hubungan baik dengan sesama perguruan beladiri, memudahkan Arik Murwanto mengembangkan pemasaran produknya. Namun, permasalahan justru datang dari bagian produksi.  

Ia kesulitan menemukan mitra produksi yang pas. Pesilat yang juga guru matematika ini pun harus membuat pola sendiri bila mendapatkan mitra yang sulit mempelajari jenis barang baru.

Tak berhenti di situ. Pada saat awal usaha, mitra juga sering menipunya dengan membawa kabur uang untuk membeli bahan baku. Bahkan, Arik bilang, kejadian ini terulang hingga beberapa kali. "Tapi, saya tak pernah cari orang yang membawa kabur uang. Saya memilih tetap berjalan saja dan tak mau menggunakan jasanya," tuturnya.

Rupanya pengalaman pahit masih mendekat dangan Arik. Tak cukup tertipu oleh calon mitra, ia juga sempat ditipu oleh para reseller atau rekanan yang membawa kabur barang miliknya tanpa pembayaran.

Belajar dari pengalaman inilah, kini, bapak dua anak ini lebih selektif memilih rekanan. Ia juga menetapkan skema baru untuk pemesanan barang. "Untuk rekanan tertentu, saya mita pembayaran diawal seluruhnya, baru ambil barang," ujarnya.

Solusi itu cukup mempan. Bisnis peralatan dan perlengkapan milik Arik terus berkembang. Penjualannya bahkan sudah menjangkau Malaysia dan Singapura.

Namun, saat ini, Arik menghadapi permasalahan baru. Yakni, kenaikan harga bahan kain yang terjadi sejak awal Oktober 2018. Dia bilang, kenaikannya berkisar Rp 5.000-Rp 15.000 per meter.

Tak hanya naik, pasokan kain impor yang banyak dipakainya sebagai bahan baku, juga terbatas. "Barang kosong, kata suplayer ini imbas adanya pembatasan barang impor," terangnya. Selam ini, Arik banyak menggunakan jenis kain American Drill dan Nagata Drill yang diimpor dari China.

Lantaran kenaikan harga dan kelangkaan bahan baku, dia juga harus menurunkan produksinya. Bila biasanya, Arik bisa menjahit 500 seragam pencak silat per dua minggu, kini produksinya hanya 200 seragam dengan waktu yang sama. Dia pun bekerjasama dengan pemain lain untuk penuhi pesanan.


Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.1453

Close [X]
×