kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45790,50   -3,71   -0.47%
  • EMAS1.007.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.22%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.23%

Hadapi resesi, ini yang dapat dikembangkan perusahaan di Indonesia


Minggu, 18 Oktober 2020 / 08:01 WIB
Hadapi resesi, ini yang dapat dikembangkan perusahaan di Indonesia
ILUSTRASI. Kedai kopi tuku di Jakarta.

Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi virus coorna yang masih melanda tanah air terus mengoyakkan roda perekonomian dalam negeri. Pemerintah pun sudah memprediksi, ekonomi Indonesia kini masuk jurang resesi. 

Guna mengatasi hal ini, sejumlah perusahaan membutuhkan strategi baru untuk beradaptasi dan membangun champion team dalam menghadapi resesi.

Adisti Ikayanti, Chief People & Legal Officer MAKA Group menjelaskan bagaimana salah satu brand unggulan dari MAKA Group, Toko Kopi Tuku, memperbarui strategi penjualan selama pandemi dan bersiap hadapi resesi dengan melihat peluang baru. 

Baca Juga: Bank berharap transaksi uang elektronik naik lagi seiring pulihnya kondisi ekonomi

“Saat awal PSBB, kami berpikir bagaimana Tuku bisa tetap dinikmati orang walaupun banyak keterbatasan akses. Akhirnya kami berinovasi dengan produk dan membuat Tukucur, kopi Tuku dalam kemasan 1 liter, sehingga orang-orang bisa tetap menikmati kopi Tuku tanpa perlu memesan berkali-kali dalam kemasan kecil,” kata dua dalam acara Top Business Talk #2: “Bangun Champion Team, Hadapi Resesi”, Jumat (16/10).

Lebih lanjut, Adisti menjelaskan bagaimana adaptasi penjualan membutuhkan champion team untuk menjalankannya. Ditambah, untuk menghadapi resesi seperti sekarang adalah tim yang ingin bertumbuh membesarkan bisnis.

Psikolog Tutut Handayani pun menilai, champion team ini adalah konsep bagaimana perusahaan membuat tim atau memanajemen tim yang juara. Bagaimana perusahaan bisa bekerja dengan partner atau tim yang sama-sama memiliki semangat yang sama, yang sama-sama memiliki ideologi yang sama dan memiliki cita-cita untuk mengembangkan bisnis yang sama.

“Nah, talenta muda yang dibutuhkan perusahaan selama resesi adalah mereka yang bisa cepat beradaptasi. banyak yang perlu dipertimbangkan dalam membangun champion team. Selain talenta muda yang sesuai dengan visi misi perusahaan, memiliki skill dan potensi khususnya dalam leadership, perusahaan paling membutuhkan talenta muda yang bisa cepat beradaptasi. Karena kecepatan kita beradaptasi melatih tim untuk mempunyai mentalitas cepat bangkit saat dalam keadaan terpuruk seperti resesi yang kita hadapi sekarang,” jelas dia.

Baca Juga: Sejumlah sentimen ini jadi penentu laju IHSG pekan depan

Sementara CEO TopKarir Indonesia Bayu Janitra Wirjoatmodjo bilang, bahwa menemukan talenta muda yang cepat beradaptasi perlu dilakukan secara cepat, mudah, dan efektif. 

“Bangkitnya perusahaan dari resesi bergantung pada kinerja talenta kerja di dalamnya. Selama ini, TopKarir membantu mempermudah MAKA Group menemukan dan mengembangkan talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan tim seiring perbaharuan strategi yang dilakukan. Sementara, bagi perusahaan yang tidak melakukan rekrutmen, TopKarir membantu dalam mengembangkan skill karyawan untuk dapat beradaptasi dengan kebutuhan serta strategi baru melalui fitur TopEdu,” pungkas dia.

 

Selanjutnya: Menakar Arah Pemulihan Ekonomi

 



TERBARU

[X]
×