kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ini dia tawaran kemitraan dari kedai kopi dengan aneka camilan kekinian


Sabtu, 21 Maret 2020 / 13:00 WIB
Ini dia tawaran kemitraan dari kedai kopi dengan aneka camilan kekinian

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pelaku usaha kedai kopi kekinian makin menjamur. Maklum, kedai kopi masih menjadi salah satu pilihan kaum milineal dan lainnya untuk berkongkow ria.

Hal inilah yang membuat Ade Indra tertarik untuk terjun di bisnis kedai kopi dengan mendirikan Kopi Kanto. Ia mendirikan usaha ini pada November 2019 di Jakarta. Saat itu ia sekaligus langsung menawarkan kemitraan usaha. 

Kini, Kopi Kanto yang ia rintis sudah punya tiga gerai milik sendiri yang semuanya berlokasi di Jakarta. Sedangkan kedai kopi milik mitra sudah ada 8 gerai yang tersebar di sekitar Jakarta atau Jabodetabek.

Baca Juga: Lewat ragam inovasi, bisnis kemitraan kedai kopi masih tetap hot

Kopi Kanto tidak cuma jualan menu kopi saja, tapi juga ada pasangan minum kopi yang cocok yakni ragam kue dan camilan.

Baca Juga: Bisnis Kedai Kopi Masih Terasa Nikmat

Saat ini Kopi Kanto menawarkan kemitraan usaha dengan paket Rp 85 juta. Paket tersebut diluar biaya renovasi dan sewa tempat. Dengan paket tersebut, mitra mendapatkan kerjasama selama 5 tahun dan ragam fasilitas, seperti peralatan kopi lengkap, bahan baku awal, pelatihan karyawan dan standar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga: Semerbak Laba Es Kopi Susu Gula Aren

Saat beroperasi, mitra wajib membeli bahan baku ke pusat, seperti biji kopi, susu, buah segar dan nutella.  Dengan bahan baku tersebut, Kedai Kanto bisa menyajikan ragam menu. Mulai dari kopi susu gula aren, espreso, avocado, creamy latte, nutella latte, banana espreso dan lainnya. Ada lagi ragam kue seperti korean caramel puff, melting nutella puff, panna cota gula aren dan lainnya. Harga per menu mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 39.000 per menu.

Ade optimistis mitra bisnis bisa meraup omzet antara Rp 1,5 juta sampai Rp 4 juta per hari, sekitar Rp 45 juta per bulan. Jika asumsi ini tercapai, mitra bisa balik modal antara empat bulan sampai lima bulan. 

Kepada KONTAN, Jumat (13/3) Ade menyampaikan targetnya sampai akhir tahun ini bisa menggandeng 50 mitra bahkan 100 mitra.

Konsultan waralaba, Djoko Kurniawan masih mengakui bisnis kedai kopi hingga saat ini cukup ramai pengunjungnya. Lantaran tak cuma digemari kaum milenial, tapi juga kalangan dewasa. Maka, tidak ada salahnya bagi para pebisnis kedai kopi untuk terus berinovasi di bisnis gaya hidup tersebut. 

Inovasi bisa dilakukan dari penambahan atau pembaharuan menu yang ada, hingga interior kedai dan lokasi yang strategis. "Kalau bisa produk inovatif yang belum ada di gerai kopi lain, misalnya topping unik," katanya.       




TERBARU

Close [X]
×