kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Inilah usaha yang meraup untung dari wabah corona (2)


Sabtu, 21 Maret 2020 / 13:30 WIB
Inilah usaha yang meraup untung dari wabah corona (2)

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Merebaknya Wabah virus korona Covid-19 semakin menjadi kekhawatiran bagi masyarakat di Indonesia. Hal itu juga membuat warga masyarakat semakin memperhatikan pola hidup sehat menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi keluarga.

Peningkatan pola hidup sehat bagi individu dan keluarga ini menyebabkan permintaan atas penggunaan produk-produk higienis seperti sabun cuci tangan dan hand sanitizer yang mengandung alkohol meningkat. 
 
Walhasil, ini juga yang jadi penyebab beberapa produk higienis tersebut menjadi langka ditemukan di berbagai supermarket. Oleh karena itu, saat ini banyak sekali pelaku bisnis atau produsen hand sanitizer, disinfektan dan antiseptik bermunculan dan kebanjiran order. 
 
Salah satunya adalah pemilik brand Higiene Hand Sanitizer, yakni Erliza Hambali asal Bogor Jawa barat. Erliza mengklaim saat ini dirinya sedang mendapatkan orderan banyak sekali dan dalam jumlah besar. 
 
Erliza sebenarnya ia sudah menjalakan bisnis ini sejak tahun 2015. Ia baru merasakan adanya lonjakan permintaan atas produk kimia ini dalam sebulan terakhir. Permintaan per hari makin tinggi saat banyak kasus merebaknya virus korona Covid-17 di wilayah Indonesia. 
 
"Iya permintaannya banyak sekali, antreannya panjang, untuk itu kami dahulukan untuk lingkungan terbatas dulu," jelasnya kepada KONTAN, Selasa (17/3). 
 
Bahkan, dalam satu hari saja ia bisa memproduksi sebanyak 3.000 botol atau pcs untuk dijual. Sedangkan permintaannya sendiri lebih dari 3.000 per harinya yakni sekitar 5.000 pcs terjual dalam satu hari. 
 
"Kalau permintannya jauh lebih dari 3.000 per harinya, makanya sistem kita pre order." ujar Erliza. 
 
Higiene Hand Sanitizer ini menawarkan dua produk pembersih tangan yakni berbentuk Gel dan Cair. Varian isinya mulai dari 30 ml, 60 ml, 250 ml, dan 1 liter. 
 
Harga jualnya mulai dari Rp 15.000 sampai dengan Rp 250.000 per botolnya. Bahan utama yang digunakannya juga seperti bahan dasar pada umumnya yakni Bioetanol, Gliserol yang didapatkan dari hasil samping industri biodiesel minyak sawit yang sudah di murnikan mencapai 99,5%,d ditambah Aloe Vera atau tanaman lidah buaya. 
 
Erliza tak bekerja sendiri, ternyata pabrik Hand Sanitizer Higiene ini sudah memiliki sekitar 30 karyawan yang bekerja di laboratoriumnya. Ia juga menyatakan saat ini produknya sedang dalam proses pengurusan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) dan proses sertifikat halal. 
"Sedang kami urus, saat ini belum BPOM," katanya. 
 
Untuk marketing produk, Erliza menyatakan saat ini pemesanan melalui media online yakni instagram. Ia tak memiliki target khusus dalam menjalankan bisnis ini. Saat ini ia hanya fokus untuk memenuhi permintaan dari para pembelinya.
 
(Selesai)




TERBARU

Close [X]
×