kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.858
  • SUN91,55 0,32%
  • EMAS608.023 -0,50%

Kelinci bertelinga mungil dan terkulai kembali hip

Sabtu, 15 September 2018 / 07:10 WIB

Kelinci bertelinga mungil dan terkulai kembali hip



KONTAN.CO.ID - Pamor kelinci holland lop kini berhasil mengalahkan pamor kelinci jenis lainnya. Ambil contoh sejumlah jenis kelinci yang menjadi salah satu kegemaran para pencinta binatang imut tersebut, seperti reex, minireex, fuzzy loop, english anggora, dutch, flemish giant, lion head, netherland dwarf, new zealand dan lainnya.

Kelinci lucu itu kini menjadi salah satu jenis binatang mamalia favorit para pehobi. Maklum, bentuk telinganya yang panjang ke bawah, lantas disertai dengan bulu-bulu pendek, dan ukuran tubuh yang mungil  membuat Holland Lop  tampak semakin unik dan menggemaskan.

Gerry Kurniawan, salah satu peternak sekaligus pemilik Bonds Rabbit menjelaskan bila jenis kelinci dengan nama latin oryctolagus cuniculus terebut sudah diburu para pehobi sejak dua tahun yang lalu. Dan makin ke sini makin membuncah penggemarnya. Adapun keberadaan kelinci asal Eropa tersebut sudah tersedia di pasar dalam negeri sejak lima tahun yang lalu.

Rupanya, ada salah satu penyebab yang membuat kelinci dengan kuping terkulai ini tengah hip. "Karena bulunya tidak terlalu panjang jadi pemeliharaannya cukup mudah. Ini yang membuat kelinci Holland Lop diminati," katanya kepada KONTAN.

Tapi jangan salah, harga kelinci lucu ini tidaklah murah-murah amat. Harga jualnya dibanderol antara Rp 800.000 sampai Rp 3 juta per ekor.  Asal tahu saja, harga jualnya dipengaruhi kualitas kelinci. Semakin bagus, yang terlihat dari bulu-bulu yang rapi dan halus dan kondisi yang segar,  maka harganya makin mahal.

Untuk memasarkannya, bukan perkara sulit bagi Gerry. Ia kerap memakai sarana media sosial untuk bisa menjangkau pasar yang luas. Hasilnya, konsumen pembeli kelinci ini ada yang berasal dari Batam, Sumatera Utara, serta daerah lainnya.

Gerry sendiri mempunyai sekitar 70 ekor kelinci  holland lop siap jual dengan umur rata-rata tiga sampai empat bulan.  Dia mulai melakukan pembiakan kelinci tresebut sejak satu setengah tahun lalu.  

Pemain lain, Khoirunnisa, pehobi sekaligus peternak Si Duo Bunny juga  menilai kelinci ini memang sedang digemari, seiring makin banyaknya kompetisi kelinci yang digelar. "Kelinci ini disukai karena ukurannya yang kecil jadi mudah dirawat dan telinganya beda dengan lainnya karena turun ke bawah," katanya.

Perempuan yang lebih akrab disapa Icha ini memiliki enam ekor indukan dan dua ekor anakan yang siap dijual. Untuk harga, ia membanderol dengan harga mulai Rp 600.000 sampai Rp 2 juta per ekor.

Jangkauan konsumennya pun cukup luas. Tak cuma di sekitar Jabodetabek saja. Maklum saja, dia juga menggunakan media sosial, seperti Instagram untuk media promosi.

Soal pengiriman pun bukan jadi kendala. Lantaran konsumen banyak di sekitar Jabodetabek, ia kerap memakai jasa ojek online sebagai jasa pengiriman.   


Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0014 || diagnostic_api_kanan = 0.0640 || diagnostic_web = 2.7211

Close [X]
×